Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Bapas Kelas II Purwokerto Gelar Penyuluhan PHBS dan Cek Kesehatan Gratis

9 hours ago 7

PURWOKERTO – Sebagai bentuk respons cepat dan langkah preventif terhadap ancaman penyakit Penularan Hantavirus Bapas Kelas II Purwokerto menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dirangkaikan dengan layanan pengecekan kesehatan fisik secara gratis. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 3 Juni 2026, bertempat di Aula Bapas Kelas II Purwokerto, dan dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan lintas sektoral yang menggandeng Dinas Kesehatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jawa Tengah Nomor WP.13.PK.07.03-01 tertanggal 13 Mei 2026 mengenai Pemasyarakatan Waspada Risiko Penularan Hantavirus. Kewaspadaan ini ditingkatkan menyusul temuan 23 kasus positif hantavirus yang telah tersebar di 9 provinsi di Indonesia—termasuk Jakarta, Yogyakarta, dan Jawa Barat—dengan strainumum jenis Seoul virus (SEOV) yang ditularkan melalui tikus.

Berdasarkan Nota Dinas Nomor: WP.13.PAS.52-UM.01.01-1199, kegiatan ini diwajibkan bagi seluruh pegawai Bapas Kelas II Purwokerto. Secara khusus, para Pembimbing Kemasyarakatan (PK) juga diinstruksikan untuk membawa serta minimal satu orang klien mereka agar turut hadir dan mendapatkan layanan kesehatan tersebut.

Kepala Bapas Kelas II Purwokerto, Nasirudin, menegaskan komitmen institusinya dalam menjaga kesehatan dan sanitasi lingkungan kerja secara berkelanjutan.

"Kesehatan pegawai maupun klien pemasyarakatan adalah prioritas kami. Dengan adanya peringatan dini terkait risiko Hantavirus, kami langsung berkoordinasi dengan instansi kesehatan terkait untuk menggelar penyuluhan dan deteksi dini melalui cek kesehatan ini. Harapannya, tidak ada satu pun dari jajaran Bapas Purwokerto yang abai terhadap kebersihan lingkungan kerja, " tegas Nasirudin.

Guna memberikan edukasi yang komprehensif, Bapas Purwokerto menghadirkan Achmad Chairul Hamdi, SKM., MKM., seorang Epidemiolog Ahli Muda sekaligus Katimker Surveilans dan Imunisasi dari Dinas Kesehatan. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya kedisiplinan menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah mitigasi utama.

"Hantavirus umumnya menular ke manusia ketika menghirup partikel udara yang terkontaminasi dari urine, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi. Oleh karena itu, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di area perkantoran maupun hunian wajib ditegakkan. Kami dari tim kesehatan sangat mengapresiasi langkah proaktif Bapas Purwokerto hari ini. Pengecekan fisik dan edukasi ini adalah benteng pertahanan pertama agar seluruh petugas dan klien memahami mitigasi risikonya, " papar Achmad Chairul Hamdi.

Melalui kegiatan ini, jajaran Bapas Purwokerto diimbau untuk secara rutin melaksanakan kegiatan kebersihan lingkungan kerja dan area perkantoran. Sinergi ini diharapkan mampu memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap aman, sehat, dan terbebas dari ancaman penularan virus yang membahayakan.(Humas Bapas Purwokerto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |