Gelandang muda Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha, mulai melancarkan psywar menjelang duel klasik melawan Persija Jakarta. Pertandingan bertajuk El Clasico Indonesia itu, akan berlangsung di kandang Persija, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Minggu, 10 Mei 2026.
Baca Juga: Menang Sih Menang, Tapi… Bobotoh Soroti Lini Depan Persib yang Mandul
Persib datang dengan modal kemenangan tipis 1-0 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 4 Mei 2026. Hasil tersebut semakin mengangkat motivasi skuad Bojan Hodak untuk menghadapi rival bebuyutan.
Beckham menilai kemenangan itu penting sebagai penguat mental sebelum bertandang ke Jakarta. Dalam konferensi pers usai laga kontra PSIM, Beckham menegaskan, bahwa SUGBK bukanlah tempat yang menakutkan. Justru, stadion berkapasitas 78 ribu penonton itu menyimpan kenangan manis baginya.
Pada Maret lalu, ia mencetak dua gol bersama Timnas Indonesia saat menghadapi Saint Kitts dan Nevis dalam ajang FIFA Series 2026.
Ucapan Beckham jelas mengandung aroma psywar jelang laga El Clasico Persija. Ia berharap stadion penuh oleh suporter Persija, namun tetap optimistis bisa melakukan selebrasi di hadapan Jakmania.
“Semoga GBK diisi penuh oleh mereka (Jak Mania). Waktu itu saya cetak dua gol bersama Timnas Indonesia. Nanti saya ingin selebrasi di sana,” ucap Beckham, berharap cetak gol saat bertandang ke Jakarta.
Baca Juga: Big Match El Clasico Persija Vs Persib Belum Dapat Venue, Masih Tersandung Masalah Izin
Persib Bandung Siap Tempur Penuh di El Clasico Lawan Persija
Persib Bandung dipastikan tampil dengan kekuatan penuh. Tidak ada pemain yang terkena akumulasi kartu maupun cedera, sehingga Bojan Hodak leluasa meracik formasi terbaik. Kondisi ini, membuat Maung Bandung percaya diri menatap laga yang bisa menentukan posisi mereka di klasemen Super League 2025/2026.
Sementara itu, Persija Jakarta juga memiliki motivasi besar. Selain misi balas dendam atas kekalahan 0-1 di putaran pertama, Macan Kemayoran masih berpeluang mengejar gelar juara.
Rivalitas panjang kedua tim menjadikan pertandingan ini lebih dari sekadar kompetisi, melainkan pertarungan harga diri. Pelatih Bojan Hodak menyebut, kemenangan atas PSIM menjadi modal penting jelang El Clasico melawan Persija.
“Semua pemain dalam kondisi terbaik. Di pertandingan ini kita tidak punya pemain yang terakumulasi kartu kuning, dan siapapun siap tempur. Ini modal bagus jelang El Clasico,” katanya.
Dengan psywar yang ditebar Beckham, tensi pertandingan dipastikan semakin tinggi. Kedua kubu suporter menanti apakah gelandang muda itu mampu membuktikan ucapannya dengan performa di lapangan.
Baca Juga: Babak Baru Kasus Dugaan Rasisme di Liga 1, Persib Pasang Badan Usai Marc Klok Dilaporkan ke PSSI
Pertarungan Persib Bandung di El Clasico lawan Persija bukan hanya soal tiga poin. Namun, ini menjadi duel gengsi yang akan menentukan supremasi sepak bola Indonesia sepanjang musim. (Revi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

6 hours ago
9

















































