Bikin Geger Warga Pangandaran, Wanita Asal Bandung Diduga Tak Bayar BBM, Hotel hingga ATV

1 day ago 11

harapanrakyat.com,- Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mendadak geger setelah seorang wanita berinisial F (41), warga asal Bandung, diduga melakukan serangkaian aksi tidak membayar di sejumlah tempat usaha. Ulahnya itu memicu kemarahan warga dan membuat namanya menjadi buah bibir.

Baca Juga: Mayoritas Pelajar, Puluhan Pengendara Ugal-ugalan Diamankan Polisi di Pangandaran

Aksi tidak bertanggung jawab ini bermula ketika F, yang mengendarai mobil Toyota Fortuner, mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sebuah SPBU di wilayah Kalipucang. Bukannya menyelesaikan pembayaran, ia justru langsung memacu kendaraannya meninggalkan lokasi.

Setelah itu, F diduga menginap di sebuah hotel, namun pergi sebelum melunasi tagihan. Tidak berhenti di situ, wanita asal Bandung ini juga diduga menyewa ATV, dan kembali menghilang tanpa menyelesaikan kewajibannya. Puncaknya, F disebut makan di sebuah tempat umum lalu pergi begitu saja. Aksi yang F lakukan ini, meninggalkan kerugian serta kebingungan para pemilik usaha.

Pengejaran dan Penghadangan Wanita Asal Bandung di Jalan Raya

Situasi semakin memanas ketika identitas kendaraan yang digunakan F diketahui. Informasi dengan cepat menyebar di tengah masyarakat, bahwa perempuan tersebut melarikan diri menggunakan mobil Toyota Fortuner.

Situasi jalanan Pangandaran sempat menegang. Sadar F diduga akan melarikan diri, warga pun meminta bantuan Satlantas Polres Pangandaran untuk menghentikan kendaraan tersebut.

Merespons laporan itu, Bripka Hadi Wira bersama Bripda Rifky Al Farizi langsung melakukan pengejaran. Aksi kejar-kejaran berakhir saat mobil Fortuner yang dikemudikan F berhasil dihadang di depan Kantor Kecamatan Pangandaran.

Baca Juga: Jelang Nataru, Satlantas Polres Pangandaran Membuat Informasi Lalin Berbasis Digital

Saat proses penghentian kendaraan, kerumunan warga yang emosi sempat memadati lokasi. Beruntung, kesigapan petugas di lapangan berhasil meredam situasi dan mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri. F segera dibawa ke Mapolres Pangandaran guna pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi awal, wanita asal Bandung tersebut diduga mengalami depresi. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan, bahwa kondisi tersebut masih dalam tahap pendalaman, dan tidak serta-merta menghentikan proses hukum yang berjalan. Polisi kemudian mengamankan F ke Polres Pangandaran, untuk menjalani pemeriksaan.

Kasat Lantas Polres Pangandaran, AKP Yudi Risnandar, membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, yang bersangkutan sudah kami amankan. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan untuk mendalami kronologi kejadian serta kondisi yang bersangkutan,” kata AKP Yudi, Senin (5/1/2026).

Baca Juga: Kronologi Kasus Tipu Gelap yang Membuat Videotron di Pintu Masuk Pantai Pangandaran Disita Polisi

Pihaknya juga mengeluarkan imbauan, bagi para pemilik usaha atau warga yang merasa menjadi korban dari aksi wanita asal Bandung tersebut, agar segera membuat laporan resmi. Aparat memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum, demi menjaga ketertiban dan mencegah kejadian serupa terulang di Pangandaran. (Kiki/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |