Cara Menanam Cabe Ungu dari Nol Sampai Panen, Unik dan Estetik

8 hours ago 5

Cara menanam cabe ungu sekarang makin banyak dicari karena tanaman ini bukan cuma pedas, melainkan juga enak dipandang. Warna ungunya membuat halaman rumah atau kebun kecil terlihat beda dari biasanya. Selain itu, cabe ungu juga punya nilai jual lebih karena masih tergolong unik di pasaran.

Baca Juga: Cara Budidaya Cabe Caplak Guna Raup Cuan Jutaan

Tanaman cabe memang sudah umum. Tapi cabe berwarna ungu memberi sensasi baru, baik untuk hobi berkebun maupun percobaan usaha kecil. Melalui perawatan yang tepat, hasilnya bisa maksimal dan memuaskan.

Cara Menanam Cabe Ungu dengan Mudah

Cabe ungu ialah jenis cabai yang memiliki warna ungu gelap saat muda karena kandungan antosianin alami. Pigmen ini juga terdapat pada buah berwarna gelap lain dan populer sebagai antioksidan alami. Warna ungu bisa bertahan sampai panen atau berubah kemerahan tergantung varietasnya.

Bentuk cabe ungu cukup beragam. Ada yang panjang seperti cabe rawit, ada juga yang bulat menyerupai tomat ceri. Rasanya tetap pedas dan cocok dipakai untuk masakan atau sekadar tanaman hias yang bisa dimakan.

Persiapan Awal Sebelum Menanam

Cara menanam cabe ungu sebaiknya dimulai dari pemilihan benih yang berkualitas. Benih yang baik akan menentukan pertumbuhan awal tanaman dan hasil panen nantinya. Pilihlah benih yang bersih, utuh, dan tidak berjamur.

Sebelum menanamnya, rendam benih dalam air hangat selama beberapa jam. Langkah ini membantu mempercepat perkecambahan. Setelah itu, semai benih di media gembur yang terdiri dari tanah, kompos, dan sekam bakar.

Letakkan semaian di tempat teduh namun tetap terkena cahaya pagi. Dalam waktu sekitar 7–10 hari, tunas biasanya mulai muncul. Pindahkan bibit saat sudah memiliki beberapa helai daun sejati.

Proses Tanam dan Perawatan Harian

Cara menanam cabe ungu meliputi penanaman di pot, polybag, maupun langsung di tanah. Media tanam harus gembur, tidak becek, dan kaya bahan organik. Sebaiknya lakukan penanaman pada sore hari agar tanaman tidak mengalami stres.

Baca Juga: Cara Menanam Cabe Rawit di Rumah dengan Mudah

Lakukan penyiraman secara rutin, cukup sekali sehari tergantung cuaca. Tanah lembap itu penting, tetapi genangan air justru bisa merusak akar. Lakukan pemupukan secara bertahap menggunakan pupuk organik cair atau pupuk seimbang.

Perawatan lain yang tidak kalah penting adalah menjaga sirkulasi udara. Pangkas daun bagian bawah saat tanaman mulai tinggi. Cara ini membantu mencegah jamur dan hama bersarang.

Panen dan Fakta Penting Cabe Ungu

Menanam menanam cabe ungu yang benar akan menghasilkan buah dalam waktu sekitar 80–100 hari setelah tanam. Buah siap panen saat warnanya ungu tua mengilap atau mulai berubah kemerahan. Saat menyentuhnya, teksturnya terasa padat.

Menariknya, beberapa sumber botani menyebutkan bahwa cabe ungu memiliki tingkat kepedasan sekitar 5.000 hingga 30.000 satuan panas Scoville. Angka tersebut menunjukkan cabe ungu tetap pedas, meski tidak sepedas cabe ekstrem. Data ini sering berguna untuk menggambarkan sensasi pedas cabe secara ilmiah.

Silakan lakukan panen secara bertahap. Semakin rutin memetiknya, tanaman justru terdorong untuk terus berbuah. Melalui perawatan stabil, satu tanaman bisa menghasilkan cabe selama beberapa minggu.

Manfaat dan Nilai Tambah Cabe Ungu

Menanam cabe ungu bukan hanya mencakup hasil panen, melainkan juga pengalaman visual. Warna ungu memberi kesan estetik dan membuat tanaman ini cocok menjadi penghias pekarangan. Banyak orang menanamnya sebagai tanaman hias yang tetap bisa dikonsumsi.

Cabe ungu juga punya potensi pasar unik. Dijual segar, dijadikan sambal warna berbeda, atau sebagai tanaman pot, nilainya bisa lebih tinggi. Inilah alasan para pekebun rumahan mulai melirik cabe ungu.

Baca Juga: Teknik Budidaya Cabe Merah Untuk Usaha Modal Kecil

Demikian cara menanam cabe ungu. Berkat langkah yang sederhana dan perawatan konsisten, cabe ungu bisa tumbuh subur. Selain menambah warna di rumah, sensasi pedasnya tetap memuaskan. Jadi, menanam cabe ungu cocok untuk yang ingin berkebun dengan hasil yang beda dari biasanya. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |