Cekcok Sepele Berujung Nyawa, Warga Bandung Barat Tewas Dihajar Pengendara Motor

2 hours ago 5

harapanrakyat.com,- Agus Mulyana, warga Kabupaten Bandung Barat, tepatnya Desa Nyenang, Kampung Hegarmanah, RT 02/01, Kecamatan Cipeundeuy, harus meregang nyawa akibat penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pengendara motor. Awalnya hanya kesalahpahaman kecil di jalan raya, namun berakhir menjadi tragedi yang merenggut nyawa.

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat menjelaskan, peristiwa nahas ini terjadi pada Selasa (26/5/2026) malam. Segalanya bermula saat korban sedang berboncengan dengan temannya melintasi Jalan Raya Cipeundeuy – Rajamandala. Di tengah perjalanan, kendaraan mereka dianggap salah berbelok dan membuat geram seorang pengendara motor lain.

“Benar, ada kasus penganiayaan yang berujung kematian. Pemicunya sederhana, terjadi cekcok di jalan karena korban dan temannya dianggap salah mengambil arah atau berbelok. Hal itu memicu kemarahan pengendara lain,” ungkap Gofur, Kamis (28/5/2026).

Baca Juga: Polisi Gadungan di Sumedang Culik dan Peras Warga, Satu Pelaku Masih Buron

Melihat suasana mulai memanas, Agus yang saat itu menjadi penumpang pun turun dari kendaraan. Ia berniat melerai pertengkaran agar tidak berlanjut. Namun, niat baik itu justru berbalas kekerasan. Pelaku yang sudah terbawa emosi tinggi, ternyata juga menyerang Agus.

“Pelaku memukul korban tepat di bagian mata kanan hingga Agus terjatuh ke aspal. Saat korban berusaha bangkit berdiri, pelaku kembali menghajarnya tanpa ampun. Pukulan bertubi-tubi mendarat di mulut, gigi, dada, hingga telinga korban,” papar Gofur.

Beruntung, warga sekitar dan pengendara lain segera melerai keributan tersebut. Setelah keadaan reda, Agus sempat pulang ke rumahnya dan beristirahat.

Warga Bandung Barat Meninggal Dunia Usai Dihajar Pengendara Motor

Baca Juga: Sembilan Pegawai Konveksi di Manonjaya Tasikmalaya Jadi Korban Penyiraman Air Keras

Namun, nasib berkata lain. Tak lama kemudian, Agus mengeluh dada terasa sesak dan nyeri hebat. Keluarga pun segera membawanya ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Sesampainya di klinik, nyawa Agus tidak tertolong lagi. Ia dinyatakan meninggal dunia. Mendapati fakta itu, keluarga langsung melapor ke Polsek Cipeundeuy untuk menuntut keadilan,” tambah Gofur.

Pihak kepolisian bergerak cepat. Berkat informasi dari warga Bandung Barat dan penelusuran di lokasi, tak butuh waktu lama terduga pelaku berinisial MAM (20) berhasil diamankan polisi.

MAM kini sudah berada di balik jeruji besi Mapolsek Cipeundeuy guna menjalani serangkaian pemeriksaan mendalam terkait kasus yang menjeratnya.

Baca Juga: 4 Pria Asal Garut Nekat Culik Dan Aniaya Pemuda, Motifnya Cemburu

“Pelaku resmi kami tahan, dan saat ini masih dalam proses pengembangan serta pemeriksaan lebih lanjut guna melengkapi berkas perkara,” tegas Gofur.

Kejadian ini kembali menjadi pelajaran bagi kita semua. Betapa mahalnya harga sebuah emosi yang tak terkontrol. Perselisihan kecil yang seharusnya bisa diselesaikan dengan kepala dingin, kini berubah menjadi duka mendalam bagi satu keluarga dan masa depan yang suram bagi pelaku. (Eri/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |