Dedi Mulyadi Optimistis Bisa Mengembalikan Lahan yang Sudah Beralih Fungsi 

2 days ago 15

harapanrakyat.com,- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi optimistis bisa mengembalikan lahan di Jawa Barat yang sudah beralih fungsi. Sebab, antisipasi degradasi lahan menjadi salah satu fokus Dedi selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

Salah satu contoh degradasi lahan yang terdekat dari pusat pemerintahan Jawa Barat berada di kawasan wisata Punclut, Cidadap, Kabupaten Bandung Barat. “Kami paham, paling dekat berada di Punclut. Kan habis (degradasi lahan). Itu jadi fokus kami,” kata Dedi di Kota Bandung, Selasa (30/12/2025).

Baca juga: Dedi Mulyadi Minta Aktivitas Penanaman Kelapa Sawit di Cirebon Dihentikan dan Ditutup 

Menurutnya, Pemprov Jawa Barat sedang melakukan identifikasi mengenai kepemilikan lahan di kawasan wisata Punclut. Sebab, Pemprov Jawa Barat seringkali mengalami kesulitan untuk proses identifikasi kepemilikan lahan, karena statusnya sudah beralih menjadi milik perorangan.

Berbeda hal ketika degradasi lahan berada di perkebunan atau hutan yang kepemilikan sudah jelas berada di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan Perhutani. “Kami sedang identifikasi tanahnya milik siapa. Kesulitan selama ini kan tanahnya sudah jadi milik pribadi. Kalau perkebunan atau hutan kan gampang, tinggal ke PTPN dan Perhutani, itu yang sedang berjalan saat ini,” tuturnya.

Apabila identifikasi kepemilikan sudah membuahkan hasil, Dedi mengaku akan menemui pemilik agar Pemprov Jabar bisa melakukan penghijauan. Dedi optimistis penghijauan di Jawa Barat di era kepemimpinannya selama lima tahun bisa terwujud. “Saya akan temui pemilik untuk kami hijaukan. Saya optimistis bisa (terwujud penghijauan di Jawa Barat),” ujarnya.

Dedi akan mulai secara masif untuk mengantisipasi degradasi lahan di Jawa Barat pada tahun depan. Walaupun, saat ini berbagai upaya sedang Pemprov Jawa Barat lakukan beberapa di antaranya yaitu, penanaman pohon di lahan kritis, normalisasi sungai, dan lainnya.

Baca juga: Respons Pemprov Jawa Barat Soal Penanaman Kelapa Sawit di Cirebon 

“Kami terus bergerak. Banjir di Bandung dan Cirebon, selain memang langganan itu karena ada kesalahan tata ruang. Kami perbaiki tata ruang Januari nanti, kami bahas agar ada perubahan di Jawa Barat,” katanya.

Berdasarkan data dari Wahana Lingkungan Hidup (WALHI), 1,2 juta dari total 3,5 juta hektar kawasan hijau di Jawa Barat mengalami degradasi. Selain kawasan hijau, kawasan hutan di Jawa Barat juga mengalami penyusutan dari 800.000 hektar, kini menyisakan 400.000 hektar. (Reza/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |