harapanrakyat.com,- Antusiasme warga menyambut malam pergantian tahun 2025 ke 2026 di wilayah Ciamis Selatan begitu luar biasa. Pusat Alun-alun Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menjadi magnet utama bagi ribuan warga untuk berkumpul menikmati detik-detik tahun baru dengan penuh sukacita. Namun, di balik kemeriahan tersebut, kepadatan pengunjung yang membludak memicu kemacetan arus lalu lintas.
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus kendaraan dari arah Banjar menuju Pangandaran maupun sebaliknya lumpuh sesaat tepat ketika jam pergantian tahun tiba.
Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dibantu para relawan pun tampak harus bekerja ekstra keras. Mereka sempat kewalahan melakukan penguraian kendaraan agar kemacetan tidak mengunci total di jalur protokol tersebut.
Tak hanya persoalan lalu lintas, kemeriahan malam tahun baru juga meninggalkan jejak berupa lautan sampah yang berserakan di area ruang publik tersebut. Kondisi ini menjadi ‘kado’ istimewa bagi para petugas kebersihan yang harus berjibaku sejak dini hari.
Baca Juga: Ada 128 Dapur MBG di Ciamis, Baru 95 Kantongi SLHS
Pasukan Ungu Siaga pada Malam Tahun Baru, Sapu Bersih Sampah di Alun-alun Banjarsari Ciamis
Dinas terkait melalui UPTD Pengelolaan Sampah wilayah Banjarsari langsung bergerak cepat menerjunkan Pasukan Ungu. Para petugas kebersihan ini menyapu bersih sampah yang memenuhi pusat Alun-alun Banjarsari.
Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Wilayah Banjarsari, Usin, mengungkapkan bahwa pihaknya memang sudah mengantisipasi lonjakan volume sampah tersebut. Pihaknya pun sudah menyiagakan personel sejak awal.
“Sesuai rencana, sejak pukul 23.00 WIB Pasukan Ungu sudah kami siagakan di lokasi Alun-alun. Hal ini kami lakukan agar kebersihan tetap terjaga. Dan benar saja, begitu acara selesai, sampah sangat banyak sehingga pasukan kami harus bekerja keras,” ungkap Usin kepada harapanrakyat.com, Kamis (01/01/2026).
Usin menambahkan, untuk mengatasi tumpukan sampah sisa perayaan tersebut, pihaknya menerjunkan sedikitnya 6 orang personel Pasukan Ungu. Aksi bersih-bersih mulai dilakukan sesaat setelah massa mulai membubarkan diri.
“Pembersihan kami mulai sejak pukul 00.15 WIB. Karena saking banyaknya tumpukan sampah, proses pembersihan memakan waktu yang cukup lama. Petugas kami baru bisa beristirahat sekitar pukul 03.00 WIB setelah area Alun-alun benar-benar bersih kembali,” jelasnya.
Baca Juga: Baru Sebulan Menjabat, Pjs Kades Cicapar Ciamis Mengundurkan Diri, Ada Apa?
Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat agar ke depannya lebih sadar akan kebersihan lingkungan, meski dalam suasana perayaan sekalipun, agar beban petugas kebersihan tidak terlalu berat. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

6 hours ago
7

















































