Evolusi burung wren Skotlandia sangatlah luar biasa. Hal ini sebagaimana penjelasan dalam penelitian dari University of Birmingham. Dalam penelitian ini, menganggap bahwa evolusinya terjadi saat burung wren atau Troglodytes troglodytes terisolasi di Kepulauan Skotlandia.
Baca Juga: GPS Alami Burung Merpati, Ternyata Bukan di Mata
Sebagaimana yang kita ketahui bahwa burung ini memiliki ukuran tubuh yang kecil. Namun siapa sangka jika evolusinya membuatnya mengalami perubahan fisik yang drastis. Bahkan disebut-sebut menuju spesies baru.
Evolusi Burung Wren Skotlandia Jadi Lebih Besar
Eurasian wren selama ini terkenal sebagai salah satu burung berukuran kecil yang ada di Kepulauan Britania. Walaupun tubuhnya mungil, namun hewan ini begitu lincah dan cenderung tak mencolok. Namun ternyata populasi burung wren di 4 gugusan Skotlandia menunjukkan evolusi yang mengejutkan. Lebih tepatnya di St Kilda, Fair Isle, Shetland dan Outer Hebrides.
Bahkan karena evolusi tersebut, karakteristiknya jadi jauh berbeda dengan kerabatnya di daratan. Seakan-akan burung ini adalah spesies baru. Penelitian ini sendiri sudah terpublikasi dalam Evolutionary Journal of the Linnean Society.
Fenomena Gigantisme
Sebagaimana yang sudah kita singgung tadi bahwa burung ini terisolasi di Kepulauan Skotlandia. Karena hal tersebut, burung ini mengalami evolusi luar biasa yang terkenal dengan istilah fenomena gigantisme. Istilah ini merujuk pada tampilan tubuhnya yang memang lebih besar dari sebelumnya.
Biasanya burung ini memiliki bobot berkisar 7 sampai 10 gram saja. Akan tetapi ketika terisolasi di Skotlandia, bobotnya bisa mencapai 16 gram. Hal ini memperlihatkan bahwa bobotnya sampai dua kali lipat dari berat normalnya.
Baca Juga: Penemuan Burung Rusty Lark, Hewan Langka yang Dikira Sudah Punah
Bukan hanya itu, evolusi burung wren di Kepulauan Skotlandia juga mengembangkan nyanyian khas mereka sendiri. Bahkan pola bulunya juga terdapat perbedaan tingkat kehalusan. Begitu pula proporsi tubuhnya yang juga berbeda.
Fenomena ini bisa terjadi saat spesies kecil terisolasi di pulau sehingga tumbuh lebih besar. Biasanya hal tersebut karena ketersediaan sumber makanannya stabil. Di tempat tersebut juga minim predator daratan utamanya.
Selain fenomena gigantisme, ada juga istilah kekerdilan pulau. Hal ini bisa terjadi untuk spesies besar yang terisolasi di pulau namun tumbuh jadi kecil. Biasanya hal ini lantaran untuk menghemat energi yang ada di lingkungan dengan kondisi sumber daya terbatas.
Detail Perbedaan Burung Wren Daratan Utama dan Kepulauan Skotlandia
Masih berkaitan dengan fenomena gigantisme, sebenarnya ada sejumlah perbedaan pada burung yang biasa dengan burung wren yang terisolasi di Kepulauan Skotlandia. Selain dari bobot, ternyata interaksi genetik dan status evolusinya juga berbeda. Hal ini menandakan bahwa pulau memang mempengaruhi evolusi karena berperan sebagai isolasi genetik.
Untuk interaksi genetik itu sendiri, burung wren yang ada di daratan utama cenderung memiliki populasi luas. Bisa kita bilang bahwa tingkat interaksi genetiknya tinggi. Berbeda dengan burung wren yang ada di Kepulauan Skotlandia. Lebih tepatnya di St Kilda. Interaksi genetiknya sangat rendah lantaran terisolasi.
Selanjutnya untuk status evolusi, burung wren daratan utama termasuk spesies standar. Lain halnya dengan burung wren yang ada di St Kilda Kepulauan Skotlandia sebab memiliki status evolusi berupa kandidat spesies baru. Tak mengherankan karena perkembangan fisik maupun genetiknya mengalami perubahan yang cukup mencolok.
Namun perlu dipahami bahwa hal tersebut masih termasuk kandidat, bukan benar-benar spesies baru. Menurut penelitian terbaru, saat ini burung wren di Kepulauan Skotlandia masih dianggap jadi subspesies. Akan tetapi, perbedaan genetik yang tinggi memperlihatkan bahwa burung tersebut tengah dalam proses jadi spesies mandiri. Tentunya butuh penelitian secara lebih lanjut dan mendalam lagi untuk memastikannya.
Fenomena Serupa di Tempat Lain
Ternyata kejadian ini bukan kali pertama. Masih ada banyak fenomena serupa yang terjadi di tempat lainnya. Adapun salah satunya yaitu komodo dari Indonesia. Selain itu, contohnya bisa dilihat dari kura-kura raksasa yang ada di Galapagos.
Baca Juga: Fakta Burung Tutuk Geluk, Si Pemecah Kacang yang Ahli Meregenerasi Hutan
Ilmuwan memang terkejut sekaligus menaruh perhatian penuh pada evolusi burung wren Skotlandia. Hal ini karena ukuran tubuhnya jauh lebih besar dan lebih berat daripada burung wren biasanya. Dari evolusi ini turut menandakan bahwa tempat isolasi seperti halnya Kepulauan Skotlandia bisa mempengaruhi perkembangan hewan layaknya burung wren. (R10/HR-Online)

7 hours ago
8

















































