harapanrakyat.com,- Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan sebuah bus MGI yang terjadi di ruas Tol Cipularang, pada Sabtu 13 Juni 2026. Pengemudi bus hilang kendali diduga menjadi pemicu kecelakaan ini.
Baca Juga: Truk Pembawa Rombongan Kuda Renggong Terguling di Ujungjaya Sumedang, Dua Orang Luka Berat
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 08.35 WIB di Jalur B Kilometer 100.700 Tol Cipularang. Bus MGI bernomor polisi D 7806 AP, dilaporkan menabrak pembatas jalan hingga akhirnya tersangkut di atas median tengah tol.
Akibat kejadian itu, lalu lintas di Tol Cipularang dari arah Bandung menuju Jakarta sempat mengalami kepadatan kendaraan. “Kecelakaan terjadi tadi pagi, sekitar pukul 08.35 WIB. TKP berada di Jalur B Kilometer 100.700 Tol Cipularang,” kata Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Cipularang, Kompol Joko Prihantono, Sabtu (13/6/2026).
Kronologi Kecelakaan Tunggal Bus MGI
Joko menjelaskan, bahwa kecelakaan bermula ketika Bus MGI bernomor polisi D 7806 AP tersebut melaju dari arah Bandung menuju Jakarta. Bus yang dikemudikan oleh Dian Farid (43), warga Sindangkerta, Bandung Barat, awalnya berjalan normal di jalur 1.
Namun, setibanya di titik lokasi kejadian, kendaraan yang berada tepat di depan bus tiba-tiba mengurangi kecepatan. “Dari arah Bandung menuju ke Jakarta berjalan di lajur 1. Berdasarkan pengakuan pengemudi bus, saat tiba di TKP, kendaraan di depannya mengurangi kecepatan,” jelasnya.
Baca Juga: Kesaksian Penumpang Bus saat Terjadi Kecelakan Maut di Kota Banjar
Akibat jarak yang sudah terlampau dekat dan ruang tembak yang sempit, pengemudi bus spontan membanting setir ke arah kiri guna menghindari tabrakan beruntun. Nahas, manuver penyelamatan tersebut membuat bus meluncur tak terkendali hingga menghantam median luar.
Benturan membuat armada bus mental kembali ke arah kanan, melintasi lajur jalan, hingga menabrak serta tersangkut di atas pembatas beton bagian dalam median tengah.
“Pengemudi menghindar ke kiri, sempat menabrak median luar. Kemudian mental ke kanan hingga menabrak median tengah dan berhenti di atasnya,” ucapnya.
Posisi akhir bus MGI setelah kecelakaan tunggal berdiri normal, namun tersangkut di atas median dalam dengan posisi moncong bus menghadap ke arah utara.
Berdasarkan hasil olah TKP awal kecelakaan tunggal bus MGI dan pemeriksaan saksi-saksi, Joko menyimpulkan adanya unsur kelalaian manusia dalam insiden ini. “Faktor utama yang memengaruhi kecelakaan ini adalah kurangnya antisipasi dari pengemudi bus dalam menjaga jarak aman berkendara. Terkait korban jiwa, kami pastikan nihil,” tuturnya.
Baca Juga: Kecelakaan Adu Banteng Truk Besar di Jalur Nasional Malangbong Garut, Arus Lalin Tersendat
Pengguna jalan tol diimbau untuk selalu menjaga jarak aman berkendara. Khususnya saat melintasi jalur berkarakter turunan dan tikungan tajam di sepanjang Tol Cipularang. (Reza/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

2 hours ago
3

















































