harapanrakyat.com,- Seorang warga asal Garut, Jawa Barat, menjadi korban intimidasi sekelompok orang yang diduga keluarga kepala desa (kades). Intimidasi itu dipicu karena warga tersebut membuat konten jalan rusak.
Video intimidasi sekelompok orang terhadap seorang warga Cisewu, Kabupaten Garut itu mendadak viral di dunia maya hingga mendapat respon dari para netizen Tanah Air.
Dalam rekaman video berdurasi 47 detik itu memperlihatkan 2 orang pria dan seorang perempuan sedang memaki seorang pemuda yang tak mampu melawan.
Usut punya usut, insiden dugaan intimidasi ini terjadi terhadap Cholis, seorang warga yang membuat konten jalan rusak di wilayah Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut.
Baca Juga: Aksi Sekelompok Garong Satroni Rumah di Garut Terekam CCTV, Polisi Lakukan Identifikasi
Cholis diontrog keluarga Kades Panggalih lantaran tak terima atas isi konten tersebut, sehingga dianggap mempermalukan sang kepala desa.
Tanggapan Bupati Garut Soal Adanya Intimidasi Warga karena Konten Jalan Rusak
Pemerintah Kabupaten Garut menyikapi hal ini dengan bijak. Bupati Garut, Abdusy Syakur bahkan meminta agar Camat segera memanggil kedua belah pihak agar dapat islah. Untuk persoalan jalan rusak yang dibuat konten oleh Cholis tentunya akan masuk rencana perbaikan Pemda Garut.
“Itu kan ada masyarakat yang menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan di sana. Menyampaikannya memang menggunakan medsos, sehingga menimbulkan reaksi berlebihan dari keluarga kades. Kita sudah berusaha melakukan mediasi lewat Camat,” kata Syakur, sapaan akrab Bupati, Senin (5/1/2026).
Menurutnya, persoalan warga dengan keluarga kades, termasuk sang kades sendiri perlu duduk bersama. Karena pemerintah kabupaten sudah menargetkan pada tahun ini akan melakukan pembangunan di Desa Panggalih.
Sedangkan, terkait apakah ada teguran lisan maupun teguran tertulis, Syakur masih akan pertimbangkan hal tersebut.
“Tahun ini ada tiga lokasi yang akan kita bangun, termasuk yang di Desa Panggalih. Memang sudah kita prediksi ada kebutuhan pembangunan disitu. Tentunya Camat sudah memanggil dan kita juga akan panggil yang bersangkutan. Ya, berharap mereka ada islah, jadi perlu duduk bersama,” tambahnya.
Perilaku keluarga sang kades yang nekat ngontrog warga yang membuat kritik lewat medsos kini masih menjadi sorotan publik. Netizen bahkan menghujani hujatan dampak main ontrog keluarga kades tersebut. (Pikpik/R3/HR-Online/Editor: Eva)

1 day ago
11

















































