Geliat Kuliner Ciamis, Bupati Herdiat Dorong Pengusaha Kafe Angkat Pamor Kopi Lokal

6 hours ago 11

harapanrakyat.com,- Sektor kuliner dan ekonomi kreatif di Tatar Galuh Ciamis, Jawa Barat, kembali bergairah. Hal ini ditandai dengan peresmian 23 Caffe & Resto yang terletak strategis di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, Sabtu (23/5/2026).

​Acara soft opening tersebut berlangsung semarak dengan dihadiri jajaran pejabat penting, tokoh masyarakat, serta pelaku usaha. Tampak hadir di lokasi perwakilan dari Pemkot Banjar dan Tasikmalaya, Sekda Ciamis, hingga Kapolres Ciamis.

Baca Juga: Nongkrong Seru dan Sehat di Ciamis, Kafe Kopi dan Rempah Hadirkan Sensasi Tradisional-Modern yang Ramah Kantong

Bupati Herdiat Apresiasi Geliat Kuliner Ciamis

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengapresiasi tinggi atas dibukanya ruang usaha baru ini. Menurutnya, menjamurnya tempat nongkrong representatif menjadi sinyal positif bahwa roda perekonomian dan kreativitas warga Ciamis sedang tumbuh pesat.

“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya mengucapkan selamat dan sukses atas dibukanya 23 Caffe & Resto,” kata Herdiat.

​Meski mengaku bangga dengan menjamurnya kafe modern, Herdiat memberikan catatan kritis sekaligus pesan mendalam kepada para pemilik usaha. Ia menekankan pentingnya nasionalisme lokal dengan wajib menyajikan kopi asli daerah.

“Sekarang kafe di Ciamis sudah menjamur. Namun pesan saya, pastikan kopi yang disuguhkan adalah hasil bumi Ciamis,” tegasnya.

​Di tengah menggeliatnya kuliner Ciamis, Bupati Herdiat juga membeberkan fakta miris mengenai rantai pasok kopi di wilayahnya. Saat ini, Ciamis mampu memproduksi sekitar 840 ton kopi per musim panen karena didukung geografis ideal yang subur untuk varietas Robusta maupun Arabika.

Baca Juga: Tembus Pasar Jepang, Kopi Bunar Tasikmalaya Angkat Kesejahteraan Petani Bunihurip

Namun sayangnya, potensi besar ini kerap menguap ke luar daerah. Mayoritas hasil panen masih dijual dalam bentuk ceri atau biji mentah (bahan baku) ke luar Ciamis.

​Dampaknya, nilai tambah ekonomi justru dinikmati daerah lain. Ironisnya, kopi tersebut sering kembali ke Ciamis dalam bentuk kemasan bermerek daerah lain. Padahal secara mutu, rasa kopi asli Ciamis tidak kalah saing di pasar nasional.

Promosikan Kopi Lokal

​Oleh karena itu, Bupati Herdiat menaruh harapan besar agar 23 Caffe & Resto bisa menjadi etalase garda depan dalam mempromosikan kopi lokal kepada khalayak luas.

Ia juga mengaku bangga atas kiprah putra daerah yang berani berinvestasi demi membangun tanah kelahirannya.

Baca Juga: Bersaing di Pasar Global, Sekda Ciamis Dorong Petani Hasilkan Kopi Premium

​Merespons harapan tersebut, pemilik 23 Caffe & Resto, Uus Kuswanto menjelaskan, kafe miliknya didesain bukan sekadar sebagai tempat berburu kuliner. Lebih dari itu, ia ingin membangun sebuah ruang komunal yang inklusif.

“Kami berharap tempat ini bisa menjadi wadah silaturahmi, ruang berkumpul. Sekaligus tempat lahirnya diskusi dan gagasan positif yang membawa manfaat bagi masyarakat sekitar. Terima kasih atas dukungan luar biasa dari semua pihak,” pungkasnya. (Ferry/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |