Harga Minyak Mentah Dunia Turun Drastis, Apakah Pertamax akan Ikut Turun Bulan Depan? Ini Kata Pertamina

9 hours ago 4

harapanrakyat.com,- Tren harga minyak mentah global menunjukkan penurunan signifikan di bawah level 80 dolar AS per barel pada perdagangan Kamis (18/6/2026). Penurunan ini dipicu oleh tercapainya kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang langsung memberikan dampak pada pasar energi dunia.

Berdasarkan data pasar terbaru, minyak jenis Brent terkoreksi ke angka 78,66 dolar AS per barel. Sementara West Texas Intermediate (WTI) AS melemah hingga menyentuh posisi 75,81 dolar AS per barel.

Baca Juga: Harga BBM Pertamax Resmi Naik, Kemenhub Jamin Operasional Angkutan Umum Stabil, Ini Alasannya

Lantas, apakah penurunan harga minyak tersebut akan segera berdampak terhadap harga BBM nonsubsidi di Indonesia?

Harga Minyak Mentah Global Turun Drastis dan Respon Pertamina

Merespons fluktuasi pasar global tersebut, PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi, khususnya lini Pertamax Series, dilakukan dengan mempertimbangkan parameter pasar internasional secara berkala.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menjelaskan, pihaknya melakukan evaluasi harga setiap bulan sesuai dengan formula resmi dari pemerintah.

Baca Juga: Resmi! Indonesia Siap Masuki Era Biodiesel B50 pada Juli 2026

“Prinsipnya, evaluasi dilakukan secara periodik mengikuti parameter keekonomian. Namun tetap selaras dengan kebijakan pemerintah,” kata Roberth dalam keterangan resminya, Kamis (18/6/2026).

Fakta di Balik Kenaikan Harga Pertamax Juni 2026

Sebagai informasi, per 10 Juni 2026, Pertamina melakukan penyesuaian harga setelah menahannya sejak akhir Februari 2026. Kenaikan ini berdasarkan beberapa faktor penting. Seperti mekanisme pasar, yang mana harga saat ini mengacu pada kondisi harga minyak mentah dunia yang sebelumnya sempat melonjak akibat ketegangan geopolitik.

Kemudian pertimbangan ekonomi, karena meskipun ada kenaikan, harga Pertamax saat ini baru mencakup 50 persen dari total selisih harga pasar keekonomiannya.

Baca Juga: Pertamina Jamin Stok BBM Pertalite Aman, Distribusi di Seluruh SPBU Berjalan Normal

Pemerintah mengambil langkah ini agar harga BBM Pertamina tetap kompetitif ketimbang negara-negara di kawasan ASEAN lainnya. Serta menjaga daya beli masyarakat.

Bagi masyarakat pengguna BBM bersubsidi, pemerintah memastikan tidak ada perubahan harga untuk jenis Pertalite dan Biosolar. Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menjalankan penugasan pemerintah dalam menjaga ketersediaan energi nasional agar tetap terjangkau. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |