Heboh Kabar Begal di Sumanding Kota Banjar, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

9 hours ago 10

harapanrakyat.com,- Kepolisian Resor (Polres) Kota Banjar, Polda Jawa Barat, meluruskan informasi yang beredar luas di masyarakat, terkait dugaan aksi pembegalan di kawasan Sumanding, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar. Insiden tersebut diketahui terjadi pada Rabu (27/5/2026) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Kejadian itu tepatnya di depan Kampus STISIP Kota Banjar.

Baca Juga: Pria di Sumedang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Saat Transaksi COD Handphone, Diduga Jadi Korban Begal

Polisi memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar atau hoaks. Peristiwa yang terjadi di wilayah tersebut bukan pembegalan, melainkan peristiwa perkelahian yang dipicu keributan.

Kapolres Kota Banjar, AKBP Didi Dewantoro, melalui Kasubsi Penmas Si Humas, Bripka Apep Maulana Sidik mengungkapkan, kejadian itu bermula di sebuah area pangkas rambut yang berada di samping Kampus.

Saat itu, terdapat dua orang anak bersama seorang bapak yang diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Kedua orang tersebut membuat keributan hingga mengganggu situasi Kamtibmas di lokasi.

Sebelum insiden terjadi, pihak warga di lokasi juga telah menegur. Mereka meminta agar kedua belah pihak menghentikan tindakan yang dapat memicu keresahan dan diminta untuk pulang.

“Namun situasi justru berkembang menjadi adu mulut dan perkelahian antar pihak,” ungkap Bripka Apep Maulana Sidik, Jumat (29/5/2026).

Baca Juga: Dua Remaja di Kota Banjar Jadi Korban Begal, Pelaku Berhasil Ditangkap warga

Kabar Begal di Sumanding Kota Banjar Dipastikan Hoaks

Lanjutnya menjelaskan, setelah kejadian, sekitar pukul 00.30 WIB dini hari, kedua orang tersebut mendatangi Mapolsek Banjar. Mereka datang untuk melaporkan bahwa mereka telah menjadi korban pengeroyokan.

Meskipun pelapor dalam kondisi mabuk, petugas piket Polsek Banjar tetap memberikan pelayanan secara humanis dan profesional. Selain itu, polisi langsung mengantarkan keduanya ke RSUD Kota Banjar, guna mendapatkan penanganan medis terlebih dahulu. 

“Petugas juga menyarankan pelapor untuk fokus pada pengobatan. Mengingat proses pemeriksaan laporan membutuhkan kondisi sadar agar keterangan yang diberikan bisa objektif,” jelasnya.

Lanjutnya mengatakan, setelah memastikan kondisi pelapor aman di rumah sakit, petugas kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Kemudian, polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Mereka juga menggali keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di sekitar area pangkas rambut.

Dari hasil penyelidikan di Sumanding tersebut, polisi sama sekali tidak menemukan adanya unsur tindak pidana pembegalan atau kejahatan jalanan.

“Kami menegaskan informasi mengenai begal di Sumanding itu murni hoaks. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa perkelahian antar-pihak yang dipicu oleh keributan, bukan pembegalan,” tegasnya.

Baca Juga: Jaga Kamtibmas, Polres Banjar Amankan 12 Motor Berknalpot Brong

Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi yang belum jelas sumbernya di media sosial. “Kami mengimbau kepada masyarakat lebih bijak bermedia sosial. Selain itu juga, tidak mudah terpancing dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya,” pungkasnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |