Investasi Rp 2 Triliun Lebih Masuk Karawang, Siap Serap Ribuan Pekerja

12 hours ago 10

harapanrakyat.com,- Investasi senilai Rp 2 triliun lebih masuk Karawang, Jawa Barat. Hal itu ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan PT Deli Indonesia Office Technology terkait percepatan pembangunan di Jawa Barat. Penandatanganan dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di SMKN 1 Karawang, Rabu (28/1/2026).

Di lokasi yang sama, Pemprov Jabar juga menandatangani MoU dengan PT CBL Solusi Logistik mengenai pengembangan jalur inland waterways Cikarang-Bekasi-Laut sebagai alternatif transportasi logistik bebas kemacetan.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Targetkan bank bjb Raup Laba Rp2,2 Triliun

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, kehadiran investasi baru harus berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Karena itu, perusahaan diminta mengutamakan perekrutan tenaga kerja lokal.

“Setiap perusahaan yang masuk ke Jawa Barat wajib memprioritaskan warga setempat,” ujar Dedi.

Ia menyebutkan, siswa SMK diberi kesempatan mengikuti praktik kerja selama tiga bulan. Setelah lulus, peserta magang akan direkrut tanpa melalui proses seleksi tambahan.

Untuk mendukung kesiapan tenaga kerja, Pemprov Jabar menyiapkan pelatihan bahasa asing bagi siswa. Sebanyak 40 siswa SMKN 1 Karawang akan mengikuti kursus bahasa Mandarin dan Inggris selama enam bulan dengan pembiayaan dari pemerintah provinsi.

Baca Juga: Pemprov Jawa Barat Bakal Ubah Permukiman di Cisarua KBB yang Terdampak Longsor Jadi Hutan

“Investor dari China membutuhkan penerjemah. Enam bulan cukup untuk membekali kemampuan dasar bahasa Mandarin dan Inggris,” katanya.

Investasi Masuk Karawang, Dua Pabrik Siap Buka Lapangan Kerja

PT Deli Indonesia Office Technology akan membangun pabrik peralatan perkantoran, seperti mesin absensi, mesin penghancur kertas, dan alat tulis kantor. Presiden Direktur PT Deli Indonesia, Huang Le, mengatakan pembangunan pabrik dimulai pada Maret 2026 dan ditargetkan selesai pada 2027.

Nilai investasi proyek tersebut mencapai sekitar US$150 juta atau lebih dari Rp 2 triliun. Saat beroperasi penuh, perusahaan diperkirakan membutuhkan hingga 3.000 tenaga kerja.

“Kami mulai menyiapkan perekrutan sejak dini agar tenaga kerja yang tersedia sesuai kebutuhan perusahaan,” ujar Huang Le.

Kepala SMKN 1 Karawang Rosli menyambut baik kerja sama ini karena membuka jalur langsung bagi siswa dan alumni untuk masuk ke dunia kerja.

“Siswa kelas tiga akan lulus pada Mei. Magang menjadi pintu awal, termasuk bagi alumni yang masih mencari pekerjaan,” katanya.

Baca Juga: Karangligar Karawang Langganan Banjir, Dedi Mulyadi Dorong Relokasi Warga dan Pembentukan Danau

Selain sektor industri, Pemprov Jabar juga mendorong pengembangan logistik melalui jalur laut. Proyek inland waterways Cikarang-Bekasi-Laut diharapkan menjadi solusi transportasi alternatif menuju Pelabuhan Tanjung Priok dan Patimban tanpa membebani APBD. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |