Jamkrida Jabar Jamin Kredit Pekerja Migran, Langkah Nyata Tekan Pengangguran

2 weeks ago 34

harapanrakyat.com,- Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Jamkrida Jawa Barat turut berupaya dalam menekan pengangguran. Salah satu upayanya menggandeng BPR Karya Utama Jabar dalam penjaminan kredit konsumtif untuk pekerja migran Indonesia asal Jawa Barat.

Bobby Cahyadi, Direktur Utama PT Jamkrida Jabar menjelaskan, kerja sama ini adalah langkah strategis untuk mengembangkan perekonomian Jawa Barat lewat pembiayaan bagi para pekerja migran.

“Ini sebagai bentuk sinergi BUMD Pemprov Jawa Barat. Kami mendukung kredit pekerja migran Indonesia. Mereka adalah pahlawan devisa yang berkontribusi terhadap perekonomian,” ujar Bobby setelah penandatanganan perjanjian kerja sama di Kantor Biro BUMD, Kota Bandung, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga: Perkuat UMKM, Jamkrida Jabar Lampaui Target Laba hingga 250 Persen

Harapannya, lewat skema penjaminan kredit tersebut bisa mengurangi tingkat pengangguran. Adanya penjaminan kredit pekerja migran ini dapat memperkuat peran BUMD terhadap pembangunan daerah.

“Ini menjadi kolaborasi yang saling menguntungkan sesama BUMD, sekaligus dapat menekan pengangguran,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT BPR Karya Utama Jabar, Mohamad Noor Rahman, menegaskan kerja sama dengan Jamkrida Jabar menjadi langkah strategis dalam mitigasi risiko penyaluran pembiayaan. Khususnya bagi calon pekerja migran. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan pembiayaan berjalan lebih aman dan berkelanjutan.

“Ini bentuk kolaborasi BUMD, sekaligus merupakan mitigasi risiko saat membiayai tenaga kerja migran yang sekarang fokusnya ke Jepang,” jelasnya.

Skema Penjaminan Kredit Pekerja Migran Libatkan LPK Kredibel

Noor mengatakan, pembiayaan tersebut dilakukan dengan melibatkan Lembaga Pelatikan Kerja (LPK) yang kredibel dan sehat. Hal ini bertujuan untuk memastikan kualitas dari calon debitur, termasuk upaya menjaga prinsip kehati-hatian perbankan.

“Ini yang pertama kali. Kami punya keinginan untuk membantu calon pekerja migran yang akan bekerja di Jepang. Nantinya memberikan devisa untuk Jawa Barat,” ucapnya.

Baca Juga: Jamkrida Jabar Sabet Anugerah KIP 2025, Bukti Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

Noor menyebut, meski saat ini fokus untuk Jepang, namun ia membuka peluang ekspasi ke negara lain. Untuk menjajaki kredit pekerja migran ke negara lain, pihaknya juga rencananya akan koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

“Kesempatan kerja sama tetap kami buka dengan lembaga lain untuk negara tujuan lain, tentunya sesuai informasi dan juga kebutuhan tenaga kerja migran,” ucapnya.

Sementara itu, Deny Hermawan, Kabiro BUMD Investasi dan Administrasi Pembangunan, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Pemprov Jabar sangat menyambut baik sinergi antar BUMD tersebut. Menurutnya, dua BUMD tersebut memiliki kinerja yang positif di tahun 2025. Harapannya kerja sama tersebut bisa memperkuat daya tumbuh kedua perusahaan dan memberi manfaat bagi perekonomian daerah.

Baca Juga: Pemprov Jawa Barat Wacanakan Segera Bentuk BUMD Baru

“Ini sangat bermanfaat, khususnya dalam upaya menurunkan pengangguran, dorong pertumbuhan ekonomi dan juga meningkatkan devisa,” tutur ha.

Kerja sama sua BUMD ini sapar menjadi contoh untuk membangun ekosistem ekonomi kuat, terutama dalam meningkatkan PAD. (R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |