KSP Dudung Takziah ke Rumah Duka Peserta SPPI yang Meninggal Asal Sumedang, Pemerintah Evaluasi Latsarmil

12 hours ago 11

harapanrakyat.com,- Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, melayat ke kediaman almarhum Muhammad Rifki Renaldi Gunawan di Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang. Langkah takziah ini sebagai wujud belasungkawa negara atas wafatnya peserta diklat yang gugur saat mengikuti penugasan bela negara.

Baca juga: Peserta SPPI Asal Sumedang Meninggal Saat Latsarmil, Bupati Sampaikan Duka

Mendiang Rifki mengembuskan napas terakhirnya di tengah proses orientasi kedisplinan bagi calon pengelola lembaga ekonomi tingkat desa. Menyikapi tragedi memilukan tersebut, KSP Dudung takziah ke rumah duka peserta SPPI yang meninggal asal Sumedang, pemerintah evaluasi latsarmil secara menyeluruh.

KSP Tegaskan Evaluasi Latsarmil

Dudung menegaskan bahwa jajaran kabinet merasa sangat kehilangan atas kepergian pemuda berprestasi yang sedang disiapkan menjadi pilar penggerak ekonomi kerakyatan. “Saya atas nama negara tentunya hadir untuk memberikan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” ucap Dudung dengan raut wajah berduka, Selasa (30/6/2026).

Dudung menyebut mendiang sebagai patriot yang gugur dalam misi mulia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat marjinal melalui jaringan koperasi nasional. Pihak istana juga menyerahkan paket santunan duka bersama jajaran Pangdam setempat sebagai bentuk jaminan sosial serta kepedulian moril bagi keluarga.

Baca juga: Tragedi Latsarmil Program SPPI: 5 Peserta Meninggal Dunia, Kemenhan Ungkap Kronologi dan Penyebabnya

Ia berharap kedua orang tua korban diberikan ketabahan ekstra dalam menghadapi ujian berat atas kepergian putra sulung kesayangan mereka tersebut.

Buntut dari insiden fatal ini, skema pelatihan fisik semi militer bagi sarjana penggerak daerah dipastikan bakal dirombak total demi keselamatan peserta. “Kegiatan-kegiatan fisik ini sudah ditiadakan ya, dikurangi semaksimal mungkin dan dititikberatkan kepada bagaimana manajemen perkoperasian,” ungkap Dudung pascapertemuan.

Selain memangkas porsi ketahanan fisik, durasi diklat juga resmi dipotong dari dua bulan menjadi satu setengah bulan saja di barak. Fokus kurikulum baru akan dialihkan pada pendalaman materi teori akuntansi siber serta simulasi tata kelola bisnis ritel modern di lapangan.

Setelah rampung berbincang bersama keluarga korban, rombongan staf kepresidenan bergegas melakukan prosesi ziarah dan tabur bunga di TPU Cijambe. (Aang/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |