Media asal Belanda, Voetbal Nieuws, mengungkap bahwa perjalanan hidup John Herdman, pelatih baru Timnas Indonesia, diwarnai oleh penderitaan fisik dan mental yang mendalam pada masa lalunya.
Pengumuman penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) lalu, telah menyita perhatian dunia internasional.
Sosok yang menggantikan Patrick Kluivert ini ternyata menyimpan kisah hidup yang penuh perjuangan sebelum akhirnya resmi menukangi skuad Garuda.
Perjalanan Hidup John Herdman di Lingkungan Keluarga yang Keras
Lahir dan besar di Consett, Inggris Utara, masa kecil Herdman jauh dari kata bahagia. John Herdman pelatih Timnas Indonesia ini harus tumbuh dalam dinamika keluarga yang sangat kompleks.
Baca Juga: Diakui Pemain Juventus Jonathan David, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Disebut Jenius Taktik
Ayahnya mengidap gangguan bipolar. Sementara ibunya memiliki ketergantungan terhadap alkohol. Kondisi tersebut memaksa Herdman untuk bersikap mandiri jauh lebih cepat ketimbang anak-anak seusianya.
Selain itu, latar belakang keluarga yang tidak ideal inilah yang nantinya membentuk karakter keras dan disiplin sang pelatih di masa depan.
Tragedi Kekerasan yang Nyaris Merenggut Nyawa
Media Belanda juga membongkar salah satu fakta yang paling mengejutkan, yaitu insiden kekerasan yang menimpa Herdman saat masih remaja. Perjalanan hidup John Herdman pada usia 16 tahun tinggal di sebuah perumahan sosial.
Di masa sekolahnya tersebut, ia pernah mengalami pengeroyokan yang sangat brutal hingga nyawanya berada dalam kondisi terancam. Namun, alih-alih menyerah pada keadaan, John Herdman menjadikan olahraga sebagai pelarian positif.
John Herdman pelatih Timnas Indonesia ini menyalurkan emosinya melalui olahraga tinju dan sepak bola. Minatnya pada psikologi olahraga pun muncul sejak dini sebagai cara untuk memahami kompleksitas kehidupan yang ia jalani.
Pengaruh Masa Lalu terhadap Gaya Kepelatihan
Perjalanan hidup John Herdman yang traumatis tersebut ternyata menjadi pondasi kuat bagi gaya kepelatihannya saat ini. Ia terkenal sebagai pelatih yang memiliki empati tinggi dan mampu membangun ikatan emosional yang erat dengan para pemainnya.
Baca Juga: Alasan John Herdman Terima Pinangan Indonesia, Sebut Ada Kemiripan dengan Kanada
John Herdman sering kali memposisikan timnya sebagai pihak yang diremehkan (underdog) untuk membangkitkan semangat juang dan keberanian.
“Latar belakang ini menjadikannya seorang pelatih dengan kemauan yang teguh,” tulis laporan media tersebut.
Dengan segala bekal mental juara yang ditempa dari kerasnya perjalanan hidup John Herdman, publik kini menantikan bagaimana Herdman akan membawa perubahan bagi Timnas Indonesia yang sempat kosong kepemimpinannya sejak Oktober 2025. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

1 day ago
9

















































