Mengenal Pegomastax Africanus, Dinosaurus Herbivora dengan Taring Tajam

3 hours ago 8

Kalangan ilmuwan tentu tak mau melewatkan untuk mengenal Pegomastax Africanus. Dinosaurus ini sendiri termasuk hewan purba herbivora yang memiliki tubuh kecil. Hidupnya sekitar 200 juta sampai 190 juta tahun lalu. Tepatnya saat periode Jura Awal.

Baca Juga: Kehidupan Bayi Dinosaurus T Rex Terungkap Lewat Penemuan Fosil Tahap Embrio

Sebagai kelompok herbivora, rupanya hewan ini memiliki fakta mengejutkan. Fakta tersebut berkaitan dengan giginya. Untuk mengenalnya secara lebih mendalam, pastikan tidak melewatkan pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Mengenal Pegomastax Africanus

Sebenarnya hewan purba ini ialah heterodontosaurus. Hewan ini masuk ke dalam genus herbivora yang hidupnya saat superbenua Pangaea mulai terpecah jadi daratan selatan dan utara. Hal tersebut terungkap dari hasil tinjauan fosilnya.

Dalam penemuannya, rupanya berkat ahli paleontologi dari Universitas Chicago. Ahli tersebut bernama Paul Sereno. Saat itu ia tengah meneliti koleksi fosil di Universitas Harvard.

Karakteristik 

Saat meneliti koleksi fosil, Paul Sereno rupanya menemukan hewan purba ini. Bahkan ia juga berhasil mengungkap dan mengenal identitas spesies Pegomastax Africanus tersebut dengan detail. Hewan purba ini termasuk spesies baru karena memiliki karakteristik berbeda dengan binatang pemakan tumbuhan lainnya.

Bagaimana tidak, hewan ini memiliki rahang kecil berukuran 2,5 cm. Lalu juga memiliki ciri khas seperti halnya burung beo. Lebih tepatnya di bagian paruhnya karena tampak pendek.

Baca Juga: Mengenal Spesies Dinosaurus Herbivora Terbesar dalam Sejarah

Bukan hanya itu saja, hewan ini juga memiliki sepasang gigi taring tajam. Gigi tersebut tidak hanya untuk memakan tumbuhan saja, melainkan juga bersaing dalam memperebutkan pasangan. Lalu juga ada gigi panjang yang berguna untuk mengiris tumbuhan. Sekilas, hewan ini seperti perpaduan landak dan ayam.

Kemudian untuk ukuran tubuhnya, terbilang sangat mungil sebab kurang dari 60 cm. Bahkan jika kita bandingkan dengan kucing rumahan, tubuhnya jauh lebih kecil dan lebih ringan. Hal inilah yang membuat ilmuwan menyebut ciri fisiknya tidak lazim untuk hewan herbivora.

Fungsi Gigi Taring Tajam

Sebagaimana yang sudah kita singgung tadi bahwa hewan purba ini memiliki sepasang gigi taring tajam. Hal tersebut tentu tak seperti hewan herbivora pada umumnya. Ilmuwan pun penasaran untuk lebih mengenal kenapa Pegomastax Africanus tersebut memiliki gigi taring yang tajam.

Ilmuwan lantas menduga bahwa fungsi gigi taring yang tajam tersebut tak seperti pada hewan karnivora. Gigi taring tajam pada hewan karnivora biasa digunakan untuk memakan daging. Namun karena ini ada pada hewan herbivora, maka taringnya bukan untuk memangsa hewan lainnya ataupun berburu daging.

Ilmuwan meyakini bahwa fungsi gigi taring tajam tersebut untuk mekanisme pertahanan diri saat ada predator yang mendekat. Selanjutnya ilmuwan juga menduga bahwa gigi taring tajam ini untuk alat kompetensi antar jantan ketika memperebutkan pasangan selama musim kawin. Hal inilah yang membuatnya masuk ke dalam spesies baru sebab berbeda dengan hewan herbivora lainnya.

Fakta Menarik

Hewan purba ini masih memiliki berbagai fakta menarik lainnya untuk diperhatikan. Apabila mengetahuinya, tentu bisa lebih mengenal Pegomastax Africanus secara lebih mendalam. Berikut beberapa faktanya.

Memiliki Paruh Pendek

Sekilas sudah kita singgung tadi bahwa hewan tersebut memiliki paruh pendek. Rupanya keberadaan paruh tersebut bukan tanpa fungsi. Fungsinya untuk memetik tanaman.

Memiliki Gigi Belakang Unik

Hewan ini juga memiliki gigi belakang yang unik. Bagaimana tidak, gigi belakang tersebut rupanya bisa menajam secara otomatis.

Memiliki Pelindung Tubuh

Fakta lainnya ialah hewan ini memiliki pelindung tubuh. Di tubuhnya sudah berlapis bulu-bulu yang kaku sehingga sekilas mirip duri landak. Hal ini bisa melindunginya dari serangan predator.

Habitat Asal

Hewan ini memiliki habitat asal di wilayah Selatan superbenua Pangaea. Saat ini wilayah tersebut terkenal sebagai Afrika Selatan. Sebenarnya spesies yang hidupnya di wilayah selatan seperti halnya pegomastax, mempunyai struktur gigi tinggi dan lebih kompleks daripada wilayah utara dunia.

Baca Juga: Menelusuri Keunikan Habitat Dinosaurus Stegosaurus di Era Jurasik

Setelah menyimak uraian di atas, tentu bisa lebih mengenal Pegomastax Africanus. Rupanya hewan Pegomastax Africanus ini jauh berbeda seperti saat kita mengenal binatang herbivora lainnya. Hal ini karena hewan tersebut memiliki gigi taring yang tajam dan paruh pendek. Rupanya karakteristik tersebut berkaitan erat dengan mekanisme pertahanan diri di zamannya. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |