Mengungkap Temuan Galaksi Kerdil Markarian 178 di Rasi Bintang Ursa Major

5 hours ago 5

Belum lama ini, Teleskop Luar Angkasa Hubble berhasil menangkap gambar galaksi kerdil Markarian 178. Tangkapan luar biasa ini menjadi hasil temuan galaksi istimewa di rasi bintang Ursa Major. Lewat penemuan baru tersebut, para ilmuwan berkesempatan untuk mempelajari dan mengungkap fenomena kilau biru hingga ledakan bintang di Ursa Major. 

Baca Juga: Fenomena Menarik Bintang di Galaksi Andromeda

Mengungkap Misteri Temuan Galaksi Kerdil Markarian 178

Sebagai informasi, objek bernama Markarian 178 merupakan satu dari 1.500 galaksi di dalam katalog Markarian. Kelas galaksi ini terkenal memiliki emisi ultraviolet yang begitu kuat. Awalnya, objek tersebut diidentifikasi pertama kali oleh Benjamin Markarian, seorang astrofisika Armedia. 

Sekilas, galaksi kerdil Markarian 178 terlihat mirip awan kecil yang mendominasi gugusan bintang biru muda panas. Namun, tak banyak yang sadar bahwa di balik kilau birunya itu, terdapat area berwarna kemerahan mencolok. Cahaya merah ini merupakan jejak dari aktivitas di dalamnya, yakni populasi bintang Wolf-Rayet yang masif dan memiliki umur pendek. 

Mengenal Bintang Wolf-Rayet

Pada dasarnya, bintang Wolf-Rayet ada di dalam tahapan hidup yang singkat. Hanya saja, fase hidupnya ini sangat bergejolak. Sesudah menghabiskan cadangan hidrogen di dalam intinya, bintang-bintang tersebut melepaskan lapisan luar lewat angin bintang yang begitu kuat. 

Nah, proses ini akhirnya menghasilkan garis emisi yang kuat pula. Terlebih dari hidrogen dan oksigen terionisasi. Di mana, keduanya muncul sebagai warna merah lewat filter khusus Hubble. 

Baca Juga: Misteri Gelombang Raksasa di Cakram Galaksi Bimasakti

Sekilas, kehadiran bintang-bintang tersebut memberikan sinyal yang sangat penting bagi peneliti. Sebab, bintang Wolf-Rayet hanya hidup selama beberapa juta tahun. Keberadaan bintang-bintang ini menunjukan proses pembentukan bintang yang baru saja terjadi di galaksi tersebut. 

Spesifikasi Markarian 178

Galaksi kerdil Markarian 178 masuk dalam kategori objek blue compact dwarfs (BCD). Galaksi ini berukuran kecil, mengandung sedikit debu serta bersinar terang dalam cahaya ultraviolet maupun biru. Dalam kasus Markarian 178, warna birunya berasal dari banyaknya bintang muda dan panas yang berdesakan di ruang kecil. 

Menurut para astronom, galaksi Markarian 178 memiliki diameter sekitar 5.600 cahaya. Spesifikasi galaksi ini lebih kecil ketimbang galaksi Bima Sakti yang terhitung kira-kira 100.000 tahun cahaya. Pada tahun 2013, tim astronom menggunakan spektroskopi medan integral untuk memetakan Markarian 178 secara detail.

Hasilnya, mereka menemukan bintang Wolf-Rayet yang tersebar di wilayah pusat. Kira-kira sekitar 300 kali 230 persec atau sekitar 1.000 kali 750 tahun cahaya. Analisis ahli astronom ini menunjukkan bahwa setidaknya terdapat 20 bintang Wolf-Rayet di wilayah terkait. 

Misteri Baru bagi Para Astronom

Sebenarnya, aktivitas pembentukan bintang di Galaksi Kerdil Markarian 178 masih tergolong masif. Hal ini sempat membingungkan para astronom dan peneliti. Sebab, biasanya aktivitas sedahsyat itu berlangsung lantaran adanya interaksi dengan galaksi tetangga yang besar. Namun, lain halnya dengan Markarian 178.

Berdasarkan penelitian, Markarian 178 berada di sekitar 13 juta tahun cahaya dari Bumi. Galaksi ini tidak memiliki tetangga besar yang jelas di sekitarnya. Hingga kini, alasan di balik aktivitas pembentukan bintang yang begitu intens tersebut masih menjadi acuan dan fokus dalam penelitian utama. 

Mengapa Galaksi Markarian 178 Sangat Penting?

Pada dasarnya, mempelajari galaksi seperti Markarian 178 bukan sekedar soal keindahan tampilan visualnya saja. Namun, galaksi kerdil ini sering dianggap mirip galaksi-galaksi kecil pada awal masa semesta. Di mana, galaksi memiliki laju pembentukan bintang yang begitu cepat. 

Nah, adanya penelitian terkait galaksi Markarian 178 membawa peran penting bagi para ilmuwan. Sebab, mereka biasa mendapatkan petunjuk berharga soal bagaimana galaksi-galaksi pertama membangun masa mereka. Selain itu, tim peneliti juga bisa mempelajari soal bagaimana elemen-elemen berat terkait bisa tersebar ke seluruh alam semesta. 

Baca Juga: Galaksi Spiral NGC 6000, Pesona Kosmik dari Rasi Scorpius

Lewat data penting dari Hubble dan teleskop darat lainnya, galaksi kerdil Markarian 178 menjadi objek penting untuk diteliti lebih lanjut. Pengamatan terkait galaksi kerdil Markarian 178 ini membawa harapan agar para ilmuwan bisa memahami kekuatan dahsyat yang membentuk dan mengatur alam semesta. Adanya pengamatan lebih dalam terkait Markarian 178 bisa membantu ilmuwan untuk menelusuri proses evolusi galaksi yang mengatur struktur alam semesta secara keseluruhan. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |