Peringatan Dini BMKG! Wilayah Pesisir RI Siaga Gelombang Sangat Tinggi Mulai 7 Januari 2026

23 hours ago 9

harapanrakyat.com,- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja merilis peringatan dini mengenai potensi lonjakan gelombang sangat tinggi yang diprediksi akan menerjang wilayah Indonesia mulai tanggal 7 hingga 10 Januari 2026.

Pemicu penomena alam ini oleh aktivitas Siklon Tropis Jenna di Samudra Hindia dan munculnya Bibit Siklon Tropis 90W di wilayah Laut Filipina.

Dua sistem tekanan rendah tersebut mengakibatkan kecepatan angin meningkat pesat, yang secara langsung berdampak pada kenaikan tinggi gelombang di berbagai titik perairan nusantara.

Secara umum, angin di utara Indonesia bergerak dari Barat Laut ke Timur Laut, sementara di selatan bergerak dari Barat Daya ke Barat Laut dengan kecepatan antara 6 hingga 25 knot.

Baca Juga: Ancaman Bibit Siklon Tropis 91S di Wilayah Indonesia, Masyarakat Diminta Meningkatkan Kewaspadaan

Daftar Wilayah Terdampak Gelombang Sangat Tinggi

BMKG mengelompokkan risiko tinggi gelombang ke dalam tiga kategori utama agar masyarakat dapat lebih waspada sesuai dengan wilayahnya masing-masing:

1. Gelombang Sedang (1,25 – 2,5 Meter)

Wilayah yang diprediksi mengalami kondisi ini meliputi:

Selat Malaka bagian utara.

Perairan barat Sumatra (dari Aceh, Nias, Mentawai, hingga Lampung).

Samudra Hindia di selatan Banten dan NTT.

Laut Jawa, Selat Karimata bagian selatan, dan Selat Makassar bagian selatan.

Laut Banda, Laut Flores, Laut Seram, serta perairan Maluku.

Samudra Pasifik di utara Papua dan wilayah Laut Arafuru (barat dan utara).

2. Gelombang Tinggi (2,5 – 4,0 Meter)

Prediksi kondisi laut yang lebih berisiko terjadi di wilayah berikut:

Samudra Hindia di selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, hingga Bali dan NTB.

Selat Karimata bagian utara.

Laut Arafuru di bagian tengah dan timur.

3. Gelombang Sangat Tinggi (4,0 – 6,0 Meter)

Titik paling berbahaya dengan potensi gelombang tinggi mencapai 6 meter diprediksi berada di wilayah Laut Natuna Utara.

Imbauan Keselamatan Pelayaran bagi Masyarakat

Pihak BMKG sangat menekankan pentingnya memperhatikan keselamatan pelayaran selama periode waspada ini. Risiko tinggi berlaku bagi berbagai jenis transportasi laut sebagai berikut:

Baca Juga: Waspada! BMKG Ungkap 13 Zona Megathrust di Indonesia yang Berpotensi Gempa Besar

Perahu Nelayan: Berbahaya jika angin lebih dari 15 knot atau gelombang laut di atas 1,25 meter.

Kapal Tongkang: Pelayaran kapal ini berisiko terhadap angin di atas 16 knot atau gelombang melampaui 1,5 meter.

Untuk Kapal Feri: Terancam jika angin lebih dari 21 knot atau tinggi gelombang melebihi 2,5 meter.

Kapal Kargo/Pesiar: Berisiko tinggi jika angin mencapai lebih dari 27 knot dan gelombang di atas 4,0 meter.

Bagi warga yang menetap atau beraktivitas di kawasan pesisir, diharapkan untuk tetap siaga dan terus memantau informasi cuaca terbaru demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |