harapanrakyat.com,- Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Jawa Barat menyebut luka di bibir korban YTR bukan karena digunting, melainkan akibat pukulan dari berulangkali oleh tersangka Taufik Hidayat alias TH.
Dirres PPA-PPO Polda Jabar, Kombes Pol Rumi Untari memastikan tersangka TH tidak melakukan pengguntingan di area bibir korban YTR, sebagaimana informasi yang beredar luas.
“Tidak ada itu (menggunting bibir korban). Pelaku tidak mengakui hal tersebut,” kata Rumi di Mapolda Jawa Barat, Kamis (2/7/2026).
Baca Juga: Polda Jabar Ringkus Pelaku Penganiayaan Berat dan Penyekapan Perempuan di Cileunyi
Pukulan Berulangkali Jadi Penyebab Luka Bibir Korban YTR
Rumi mengatakan, kerusakan parah pada area mulut dan rontoknya gigi korban akibat oleh hantaman benda tumpul dan pukulan tangan kosong oleh tersangka secara berulang-ulang.
Kondisi luka bibir dan gigi semakin parah, karena pelaku melakukan penyekapan dan tidak mendapatkan perawatan medis yang layak dalam waktu lama.
Baca Juga: Jamin Seluruh Biaya Medis Korban Penganiayaan, Dedi Mulyadi Minta Perempuan Tingkatkan Kewaspadaan
“Jadi kondisi bibir yang rusak dan gigi yang rontok itu murni karena pukulan berkali-kali. Karena luka-luka tersebut dibiarkan dan tidak diobati secara medis, lama-kelamaan kondisinya menjadi semakin,” ujarnya.
Sempat Melakukan Upaya Pengobatan Mandiri
Ia menambahkan, tersangka TH sebenarnya sempat membelikan obat-obatan untuk mengobati luka korban secara mandiri.
Baca Juga: Viral Kasus Penyekapan, Bupati Jeje Perketat Pengawasan Indekos di Bandung Barat
Sebab, tersangka TH sempat khawatir dan mengalami ketakutan jika korban sampai kehilangan nyawa akibat tindakan kekerasan berulangkali.
Saat melancarkan aksi kejamnya, tersangka TH beberapa kali bertindak di bawah pengaruh minuman keras (miras), meskipun kadang melakukannya dalam kondisi sadar penuh.
“Karena sedang sadar, takut korban meninggal makanya membeli obat, mengobati sendiri. Ada yang dalam pengaruh miras juta,” ucapnya.
Terkait kondisi terkini YTR, Rumi memastikan keadaan korban saat ini mulai berangsur pulih. Korban saat ini masih menjalani perawatan dan penanganan medis secara intensif.
“Kondisi korban saat ini sudah jauh lebih baik daripada sebelumnya,” katanya. (Reza/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

18 hours ago
13

















































