harapanrakyat.com,- Informasi mengenai dugaan roti kedaluwarsa dari Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa Sekolah Dasar di Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat beredar luas di masyarakat pada Kamis (8/1/2026). Informasi tersebut bermula dari laporan orang tua siswa yang mendapati roti yang berasal dari dapur MBG telah melewati masa kedaluwarsa.
Sekretaris Desa Pawindan, Ahmad Himawan, membenarkan adanya laporan dari orang tua siswa terkait temuan roti tersebut. Ia menyebut, laporan itu diterimanya setelah orang tua siswa mengecek langsung kemasan roti yang dibawa anaknya dari sekolah.
“Informasi yang saya terima sesuai laporan orang tua siswa SD 1 Pawindan. Ada yang mendapati roti anaknya sudah kedaluwarsa,” kata Ahmad Himawan, Kamis (8/1/2026).
Baca Juga: Samsat Ciamis Luncurkan Inovasi Sajati, Pembayaran Pajak Kendaraan Kini Bisa Dilayani Malam Hari
Selain laporan langsung, beredar pula pesan berantai atau broadcast melalui aplikasi WhatsApp yang mengimbau agar roti tersebut tidak dikonsumsi karena diduga telah melewati masa kedaluwarsa. Dari pesan berantai tersebut diketahui roti yang telah kedaluwarsa itu berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bunirasa.
Dalam pesan berantai, disebutkan instruksi dari SPPG Bunirasa Pawindan kepada sekolah agar roti merek tertentu yang diterima siswa dalam program Makanan Bergizi Gratis tidak dikonsumsi karena telah melewati masa kedaluwarsa.
Pesan Berantai Imbauan soal Roti MBG yang Kedaluwarsa di Pawindan Ciamis
Imbauan tersebut disampaikan kepada pihak sekolah untuk diteruskan kepada siswa yang menerima roti dimaksud. Dalam imbauannya, SPPG Bunirasa Pawindan meminta agar siswa yang menerima roti yang telah kedaluwarsa didata oleh wali kelas masing-masing.
Dalam pesan tersebut, SPPG Bunirasa Pawindan disebut akan mengganti roti yang tidak layak konsumsi. Adapun waktu penggantiannya belum ditentukan, tapi akan diinformasikan lebih lanjut.
Menanggapi hal tersebut, Ahmad menilai kejadian ini tidak masuk akal apabila benar terjadi akibat kelalaian.
“Rasanya sudah tidak masuk logika kalau teledor seperti ini,” katanya.
Reporter harapanrakyat.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak SPPG Bunirasa di Dusun Bunirasa, Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis. Namun, saat mendatangi lokasi, tidak ada pihak yang memberikan respons atau keterangan resmi terkait dugaan roti kedaluwarsa tersebut.
Selain itu, harapanrakyat.com juga mengonfirmasi kabar beredarnya roti kedaluwarsa dari dapur MBG tersebut kepada Koordinator SPPG Kabupaten Ciamis, Eggy Armand Ramdani. Eggy mengatakan, ia akan menanyakan terlebih dahulu kepada Kepala SPPG Bunirasa.
Baca Juga: BPBD Ciamis Ajak PAUD Edukasi Kebencanaan Sejak Dini, Gratis!
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak SPPG Bunirasa Pawindan mengenai asal-usul roti maupun dugaan kelalaian yang dilaporkan oleh orang tua siswa. (ES/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

23 hours ago
6

















































