Seorang Pria Ditemukan Tewas di Area Tempat Ziarah Sancang Garut, Begini Penjelasan Polisi

2 days ago 15

harapanrakyat.com,- Warga Garut, Jawa Barat, geger menyusul penemuan mayat di area tempat ziarah keramat Leuweung Sancang. Polisi yang menerima laporan adanya pria tewas di tempat ziarah itu langsung bergerak cepat ke tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (30/12/2025).

Penemuan mayat Leuweung Sancang ini pertama kali diketahui oleh warga yang sedang berziarah ke lokasi keramat Pajajaran di Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Mereka terkejut saat mendapati sesosok pria tewas tergantung oleh lilitan kain. Buntut kejadian ini, aparat kepolisian segera mendatangi lokasi untuk mengumpulkan data dan barang bukti.

Keterangan Polisi Soal Pria Tewas di Tempat Ziarah

Selain menggelar olah TKP, polisi juga memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi guna memastikan identitas korban. Hasil pemeriksaan tersebut membuahkan identitas korban, yakni Dendi Mulyadi (25), warga Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, yang sebelumnya dikabarkan menghilang dari rumah.

Baca juga: Petugas Damkar Garut Tangkap Ular Sanca Sepanjang 3,5 Meter di Dapur Warga

Kasi Humas Polres Garut, Ipda Adi Susilo, membenarkan peristiwa tersebut. “Korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pada saat saksi melintas di lokasi kejadian. Mendapatkan laporan dari masyarakat, Polsek Cibalong segera bergerak cepat. Mereka mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan pengecekan dan penanganan awal sesuai prosedur kepolisian,” kata Adi.

Polisi memastikan bahwa jasad Dendi Mulyadi bukan merupakan korban kekerasan, apalagi korban pembunuhan. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda bekas kekerasan pada tubuh korban. Kuat dugaan yang bersangkutan meninggal akibat mengakhiri hidup.

“Tidak ditemukan tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Peristiwa ini diduga merupakan tindakan yang dilakukan korban sendiri,” tambahnya.

Baca juga: Naikan Uang Kompensasi, Pemprov Jawa Barat Validasi Sopir Angkot di Bandung

Selain pemeriksaan saksi di lokasi, petugas juga meminta keterangan dari pihak keluarga korban. Keluarga Dendi mengaku, almarhum sebelumnya tidak memberi tahu soal kepergiannya saat keluar rumah. Setelah tidak pulang selama satu hari, Dendi justru ditemukan tewas tergantung di Leuweung Sancang.

“Dari keterangan pihak keluarga bahwa sebelum meninggal, almarhum terlihat keluar rumah dan tak memberi wasiat atau kabar akan pergi ke mana,” jelas Ipda Adi Susilo.

Saat ini, jasad Dendi telah dievakuasi oleh polisi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan. Pihak keluarga juga menolak dilakukannya otopsi dan menganggap kejadian tragis ini sebagai musibah yang harus diterima. (Pikpik/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |