Tiga Ribu Lebih Mahasiswa Unpad KKN ke Indramayu dan Sumedang, Fokus Kemiskinan dan Sampah

17 hours ago 4

harapanrakyat.com,- Ribuan mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, secara resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM). Mahasiswa tersebut akan melaksanakan pengabdian masyarakat di dua wilayah, yakni Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang. Pelepasan KKN mahasiswa Unpad ini berlangsung di halaman Gedung Rektorat Unpad, Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (9/1/2026). 

Baca Juga: Lepas 1.473 Mahasiswa Unpad Jatinangor Sumedang untuk KKN, Ini Pesan Wagub Jabar

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, serta jajaran pimpinan Universitas Padjadjaran.

Pemerintah Kabupaten Sumedang mendukung penuh terhadap pelaksanaan KKN Unpad, khususnya bagi mahasiswa yang ditempatkan di wilayah Sumedang. Program KKN tahun ini difokuskan pada dua isu strategis daerah, yaitu pengentasan kemiskinan dan pengelolaan sampah.

Total 3.382 mahasiswa Unpad akan didampingi oleh sekitar 200 dosen pembimbing lapangan (DPL). Sementara di Kabupaten Sumedang, mahasiswa akan disebar ke 46 desa yang berada di 16 kecamatan. Kegiatan KKNM dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Januari hingga 11 Februari 2026.

Bupati Dony Sambut Baik KKN Mahasiswa Unpad

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyambut baik kehadiran mahasiswa Unpad. Ia menilai pelaksanaan KKNM dari mahasiswa Unpad ini, telah dipersiapkan secara matang serta sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

“Perencanaan KKN ini sangat baik. Saya optimistis KKNM Unpad akan memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat. Ini selaras dengan pembangunan Sumedang yang mengedepankan kolaborasi pentahelix,” kata Dony, Jumat (9/1/2026).

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa sebagai unsur akademisi diharapkan mampu menghadirkan gagasan segar dan solusi konkret terhadap permasalahan daerah, khususnya terkait kemiskinan dan persampahan.

Baca Juga: Mahasiswa Keperawatan PSDKU Unpad Pangandaran Gelar Simulasi Bencana Megathrust

Ia juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk mendukung penuh pelaksanaan KKNM. Termasuk dalam penyediaan data serta pendampingan program di lapangan.

“Data menjadi kunci utama. Kami akan membuka akses data yang dibutuhkan karena keputusan yang tepat lahir dari data yang akurat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menyelesaikan persoalan pembangunan.

“Kolaborasi dengan perguruan tinggi sangat penting agar persoalan daerah. Termasuk sampah dan peningkatan pendapatan masyarakat miskin, bisa ditangani secara lebih efektif,” ujarnya.

Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. dr. Arief menjelaskan, KKN mahasiswa Unpad tahun ini mengusung dua tema utama. Yakni penanggulangan kemiskinan dan pengelolaan sampah menuju ekonomi hijau. 

“Program tersebut dirancang dengan pendekatan pembelajaran kolaboratif berbasis pemecahan masalah nyata di masyarakat,” kata Arief.

Baca Juga: Ahli Geologi Unpad Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Pergerakan Tanah di Cisalak Sumedang

Melalui pelaksanaan KKNM ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap terbangun kerja sama yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat. Sehingga, bisa mempercepat pembangunan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Aang/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |