Trekking di Taman Hutan Raya Bandung, Eksplorasi Alam dan Sejarah di Dago Pakar

9 hours ago 7

Bagi warga urban, mencari pelarian sejenak ke alam terbuka adalah kebutuhan untuk menjaga keseimbangan hidup. Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda di Bandung tetap menjadi destinasi wisata unggulan bagi mereka yang menginginkan pengalaman trekking berkualitas tanpa harus keluar dari batas kota.

Kawasan konservasi ini menawarkan lebih dari sekadar deretan pohon pinus. Hutan ini merupakan perpaduan antara ekowisata, situs sejarah, dan jalur olahraga yang menyegarkan pikiran.

Rute Trekking di Taman Hutan Raya Bandung, dari Pemula hingga Pro

Jalur utama di Tahura Bandung memiliki karakteristik yang unik karena sebagian besar jalannya sudah tertata rapi (paving blok), namun tetap dikelilingi vegetasi hutan yang rapat.

Baca Juga: Menjelajahi Pesona Hutan Lindung Taman Nasional: Paru-Paru Dunia di Jantung Indonesi

1. Jalur Sejarah (Goa Jepang & Goa Belanda)

Ini adalah rute paling populer bagi pengunjung yang ingin menikmati berjalan santai. Jarak antar kedua goa ini relatif dekat dan memiliki kontur tanah yang landai. Di sini, Anda bisa mengagumi arsitektur pertahanan zaman dahulu yang masih kokoh berdiri di tengah hutan.

2. Jalur Penangkaran Rusa

Jika Anda ingin durasi berjalan yang lebih lama di Taman Hutan Raya Bandung, lanjutkan perjalanan menuju area penangkaran rusa. Jalur ini memberikan suasana yang lebih tenang dan jauh dari keramaian pintu masuk utama. Anda dapat berinteraksi langsung dengan rusa-rusa yang dirawat di habitat semi-alami.

3. Jalur Lintas Maribaya (Long Trek)

Baca Juga: Wisata Taman Nasional Ujung Kulon 2026, Wajah Baru The Last Paradise dengan Akses Tol dan Konservasi Ketat

Bagi pegiat olahraga outdoor, rute lintas dari Dago Pakar menuju Maribaya, Lembang, adalah tantangan yang sempurna. Dengan jarak sekitar 5 – 6 kilometer, Anda akan melewati jembatan gantung, tebing sungai, hingga berakhir di Curug Omas yang megah.

Tips Menikmati Trekking Berkualitas di Tahura

Untuk memaksimalkan pengalaman Anda di paru-paru kota Bandung ini, pertimbangkan poin-poin berikut:

Pilih Waktu “Golden Hour”: Waktu terbaik untuk memulai trekking di Taman Hutan Raya Bandung adalah pukul 07:30 WIB. Cahaya matahari yang menembus celah pepohonan (Tyndall effect) menciptakan suasana magis yang sangat indah untuk fotografi.

Perlengkapan Esensial: Meski jalurnya sudah bagus, gunakan sepatu lari atau trail running untuk kenyamanan kaki. Jangan lupa membawa botol minum sendiri (tumbler) untuk mengurangi sampah plastik di area konservasi.

Eksplorasi Flora dan Fauna: Tahura adalah rumah bagi berbagai jenis burung dan monyet ekor panjang. Pastikan Anda tetap menjaga jarak dan tidak memberi makan satwa liar untuk menjaga ekosistem alami mereka.

Baca Juga: Buffalo Hill Garut, Wisata Alam Bukit yang Cocok untuk Camping

Akses dan Fasilitas

Berlokasi di kawasan Dago Atas, Taman Hutan Raya Bandung sangat mudah dijangkau. Fasilitas di lokasi pun sudah sangat lengkap, mulai dari area parkir yang luas, toilet yang bersih di beberapa titik jalur, hingga kafetaria yang menawarkan kudapan tradisional Bandung dengan pemandangan lembah.

Mengunjungi Tahura Bandung bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sebuah bentuk apresiasi terhadap alam yang masih terjaga di tengah modernitas kota. Udara bersih dan pemandangan hijau di sini adalah investasi terbaik untuk kesehatan mental Anda. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |