harapanrakyat.com,- Tren konten ASMR visual akhir-akhir semakin ramai di media sosial. Ternyata, modernisasi dan kecepatan hidup digital menjadi salah satu penyebab kelelahan mental.
Hadirnya konten tersebut menjadi fenomena unik yang muncul sebagai penawar. Konten tersebut berfokus pada aktivitas bersih-bersih dan menata barang serta lainnya. Menariknya lagi, konten video seperti ini sangat laku keras karena menawarkan efek yang memuaskan batin sekaligus menenangkan.
Baca juga: Cara Meningkatkan Konversi Penjualan dengan Strategi Pinned Comment
Hal itu bukan tanpa alasan, sebab konten visual ini menawarkan pelarian mental sejenak bagi penonton yang mengalami stres akibat tekanan pekerjaan sehari-hari. Sensasi melihat kekacauan bertransformasi menjadi keteraturan memberikan kepuasan psikologis instan yang bersifat adiktif.
Mengapa Tren Konten ASMR Visual Menjadi Primadona?
Para ahli psikologi menjelaskan fenomena ini sebagai respon meridian sensorik otonom (ASMR) yang dipicu oleh rangsangan visual tertentu. Mereka menyebut, otak manusia secara alami melepaskan hormon dopamin dan serotonin ketika menyaksikan pola yang rapi, bersih, dan terstruktur dengan sempurna.
Berbeda dari ASMR audio yang mengandalkan suara bisikan atau ketukan, jenis visual ini fokus memanjakan mata penonton sepenuhnya. Pergerakan tangan yang lambat, presisi, dan teratur saat menata barang menciptakan irama visual yang hipnotik, sehingga mampu menenangkan saraf tegang penonton.
Keunggulan lainnya, kreator tidak perlu berbicara di depan kamera. Ini membuat video mudah dinikmati penonton global tanpa kendala bahasa. Keheningan total atau penggunaan suara latar alami justru memperkuat fokus audiens pada aktivitas pembersihan yang sedang berlangsung di layar.
Baca juga: Cara Mengoptimalkan Profil LinkedIn untuk Kreator Mendapatkan Klien Korporat
Kategori konten ini juga memiliki nilai tonton ulang (replay value) yang sangat tinggi. Banyak penonton menggunakan video ini sebagai teman pengantar tidur atau latar belakang visual yang damai saat mereka bekerja. Akibat popularitas ini, brand produk rumah tangga pun mulai melirik ceruk pasar tren konten ASMR visual sebagai lahan promosi yang efektif.
Penempatan produk pembersih atau wadah penyimpanan terlihat sangat natural dalam konteks video. Dengan demikian, penonton tidak merasa sedang menyaksikan iklan berbayar, melainkan bagian organik dari proses penataan yang estetik.
Tips Memproduksi Video Estetik yang Memuaskan
Pencahayaan adalah kunci utama yang tidak boleh diabaikan. Untuk memastikan setiap debu dan kilap permukaan benda terlihat jelas di kamera, konten kreator harus menggunakan cahaya matahari alami dari jendela samping atau lampu softbox. Ini penting untuk menghindari bayangan kasar yang mengganggu keindahan visual.
Kestabilan kamera juga mutlak diperlukan. Guncangan sedikit saja dapat merusak sensasi ketenangan yang ingin dibangun sejak awal durasi. Penggunaan tripod yang kokoh akan memastikan bingkai gambar tetap statis dan fokus pada objek.
Terakhir, perhatikan komposisi warna barang-barang yang direkam agar terlihat harmonis dan enak dipandang mata. Penataan warna yang gradasi atau pengelompokan berdasarkan jenis akan menambah nilai estetika, membuat penonton betah berlama-lama menyimaknya.
Dengan membuat video yang memuaskan mata terbukti menjadi ladang penghasilan menjanjikan tanpa perlu menampilkan wajah atau suara. Tren konten ASMR visual bisa menjadi alternatif bagi Anda yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan tanpa muncul muka di depan kamera. (Muhafid/R6/HR-Online)

14 hours ago
8

















































