493 Mahasiswa Unigal Ciamis KKN di Cilacap, Fokus Konservasi dan Budaya Desa Berbasis Teknologi Tepat Guna

19 hours ago 7

harapanrakyat.com,- Universitas Galuh (Unigal) resmi menerjunkan ratusan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berfokus pada konservasi dan budaya desa. Sebanyak 493 mahasiswa akan melaksanakan pengabdian masyarakat lintas provinsi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Pelepasan mahasiswa KKN berlangsung di halaman Kampus Universitas Galuh, Selasa (3/2/2026) pagi.

Baca Juga: KBM FISIP Universitas Galuh Ciamis Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera

Mahasiswa peserta KKN berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Teknik. Pada pelaksanaan kali ini, Unigal mengusung tema “Literasi Konservasi dan Budaya Berbasis Teknologi Tepat Guna sebagai Fondasi Pembangunan Berkelanjutan Masyarakat Desa”.

Kepala Seksi Pengabdian dan KKN LPPM Universitas Galuh, Dendy Syaiful Akbar mengatakan, bahwa program KKN ini merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Galuh dan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

“Hari ini kami secara resmi melepas mahasiswa untuk mengikuti KKN di Kabupaten Cilacap. Sebanyak 100 mahasiswa akan diterima langsung oleh Bupati Cilacap. Sementara mahasiswa lainnya langsung ditempatkan di desa-desa dengan pendampingan dosen pembimbing lapangan,” kata Dendy.

Baca Juga: Hadirkan LBH Swardarma Galuh, FH Unigal Beri Layanan Konsultasi Hukum Gratis Bagi Masyarakat Ciamis Tidak Mampu

Mahasiswa Unigal KKN Konservasi dan Budaya Tersebar di 18 Desa

Menurutnya, pelaksanaan KKN tahun ini tidak hanya berfokus pada pengabdian sosial, tetapi juga diarahkan untuk menghadirkan solusi berbasis teknologi tepat guna bagi permasalahan desa. KKN ini juga menjadi bagian dari kerja sama lintas provinsi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Sebanyak 493 mahasiswa akan disebar di 18 desa, meliputi 13 desa di Kecamatan Wanareja dan 5 desa di Kecamatan Kedungreja. Program KKN dijadwalkan berlangsung selama enam minggu, mulai Februari hingga 10 Maret 2026.

Lebih lanjut Dendy menambahkan, seluruh persiapan KKN telah dilakukan sejak November 2025. Selama pelaksanaan di 18 desa tersebut, mahasiswa akan fokus pada program konservasi lingkungan dan pelestarian budaya lokal, yang diintegrasikan dengan pemanfaatan teknologi tepat guna.

Baca Juga: Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Galuh Ciamis Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Aparatur Desa Sadananya

“Melalui KKN ini, mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak positif yang terukur dan berkelanjutan bagi masyarakat desa. Sekaligus mengasah etika serta kemampuan lintas disiplin ilmu di lapangan,” pungkasnya. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |