Dapat Perlakuan Istimewa, Bendera Arab Saudi Tak Sentuh Tanah di Piala Dunia 2026

2 hours ago 6

FIFA punya aturan khusus terkait pemakaian bendera di pertandingan Piala Dunia 2026. Saat Timnas Arab Saudi melawan Uruguay pada Selasa (16/6/2026), FIFA secara khusus meminta agar bendera Arab Saudi tidak menyentuh tanah.

Bahkan FIFA menambahkan pelapis tambahan di bawah bendera tersebut agar tak bersentuhan langsung dengan rumput lapangan sekalipun.

Biasanya saat menyanyikan lagu kebangsaan, setiap pemain nasional akan membentangkan bendera masing-masing. Begitu pula saat Arab Saudi melakukannya, para pemain membentangkannya bendera di angkat tinggi.

Baca Juga: Viral, Suporter Timnas Jepang Lakukan Bersih-Bersih di Stadion Piala Dunia!

Salah satu media yang menyoroti aturan khusus ini adalah Royanews, media Arab Saudi. Berdasarkan laporan dari Royanews, FIFA memberikan aturan istimewa untuk bendera negara tersebut karena berkaitan dengan budaya keagamaan.

Pasalnya di dalam bendera Arab Saudi terdapat tulisan huruf arab yang penuh makna. Bagi masyarakat Arab yang beragama muslim, tulisan tersebut punya makna yang penuh arti.

“Bendera Arab Saudi secara resmi memuat deklarasi terkait keimanan agama Islam, sehingga harus mendapat perlakuan yang hati-hati,” melansir Royanews pada Rabu (17/6/2026).

Baca Juga: Pemain Timnas Senegal Pilih Shalat Jumat daripada Ikuti Final Piala Dunia!

FIFA melakukannya agar makna simbolis yang ada di dalamnya tidak berkurang sisi religiusnya. Hal ini juga sebagai bentuk penghormatan kepada Arab Saudi dan budaya yang mereka anut.

Bendera Uruguay Juga Mendapat Perlakuan Sama

Agar tak mengurangi rasa hormat kepada bendera negara lain, FIFA juga memberikan perlakuan yang sama untuk bendera Uruguay. Dalam laga tersebut, kedua bendera tampak diangkat cukup tinggi, sehingga tak menyentuh rumput dan tanah lapangan.

Baca Juga: Haiti Langgar Aturan FIFA, Ganti Seragam Jelang Kick-Off Piala Dunia 2026

Secara historis, negara Arab Saudi memang punya aturan cukup ketat terkait pemakaian bendera negaranya. Dalam pedoman resmi, bendera negara tersebut tak boleh ditempatkan di produk atau material yang mungkin terinjak atau diperlakukan dengan tidak hormat.

Dengan alasan yang sama, bendera Arab Saudi tak pernah mendapat perlakuan berkibar setengah tiang atau berkibar terbalik. Hal ini untuk menghormati makna yang ada di dalamnya, baik untuk masyarakat Arab Saudi sendiri atau masyarakat muslim secara umum. (Revi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |