harapanrakyat.com,- Pemprov Jawa Barat tak menampik bahwa ada pengurangan bantuan provinsi ke kabupaten dan kota di tahun ini. Hal itu karena Pemprov Jawa Barat juga mengalami pengurangan dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat senilai Rp3,6 triliun.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, penurunan dana transfer ke daerah senilai Rp3,6 triliun, khususnya Jawa Barat tentu membutuhkan penyikapan secara rasional.
Atas dasar hal itu, Dedi memutuskan untuk mengurangi bantuan provinsi ke pemerintah kabupaten dan kota, karena Pemprov Jawa Barat harus menyesuaikan dengan anggaran yang ada.
“Kalau pengurangan, Pemprov Jawa Barat juga mengalami pengurangan dana transfer ke daerah senilai Rp3,6 triliun, jadi kami mau bagi duit yang mana lagi. Tapi di tengah kekurangan, masyarakat masih merasakan manfaat pembangunan,” kata Dedi dikutip Sabtu (23/5/2026).
Pengurangana Bantuan Provinsi ke Kabupaten, Pemprov Jawa Barat Alihkan Fokus Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Mitigasi Bencana
Meski transfer ke daerah berkurang, Dedi meningkatkan pagu anggaran untuk infrastruktur jalan dari semula RpRp400 miliar menjadi Rp4 trilun.
Namun, tak seiring berjalannya waktu tak menutup kemungkinan Dedi akan mengevaluasi pagu anggaran infrastruktur jalan untuk menyesuaikan penurun dana transfer ke daerah.
“Anggaran jalan kan meningkat dari Rp400 miliar menjadi Rp4 trilun. Tapi nanti itu terevaluasi juga, karena transfer daerah dari pusat menurun,” ujarnya.
Baca Juga: Jaga Kualitas Jalan, Dishub Jawa Barat Siapkan Operasi Gabungan dan Pasang WIM di Jalur Provinsi
Dedi menambahkan, pengurangan bantuan provinsi ini berlaku untuk semua daerah, tidak hanya Kabupaten dan Kota Sukabumi.
Kendati begitu, Pemprov Jawa Barat memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan dan penanganan masalah sosial kemasyarakatan di kabupaten dan kota.
“Berlaku untuk semua daerah, tapi kami penuhi kebutuhan daerah. Kami prioritaskan pengerjaan jalan kabupaten dan kota, provinsi juga turun menangani sosial kemasyarakatan. Apalagi Kabupaten dan Kota Sukabumi sudah berapa rumah dan relasi bencana yang kami selesaikan,” ujarnya.
Sebagai informasi, pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat mengeluhkan terkait pengurangan bantuan provinsi satu di antaranya oleh anggota DPRD Kota Sukabumi, Henry Slamet.
Henry menyebut bantuan provinsi saat ini mengalami penurunan drastis dari awalnya Rp80 miliar menjadi Rp1,5 miliar. Meski begitu, penurunan bantuan provinsi tidak hanya terjadi di era Gubernur Dedi Mulyadi saja.
Di masa kepemimpinan Gubernur Ahmad Heryawan, Kota Sukabumi mendapat bantuan provinsi senilai Rp113 miliar. Sedangkan bantuan provinsi di masa kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil turun ke angka Rp80 miliar. (Reza/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

14 hours ago
11

















































