harapanrakyat.com,- Pemprov Jabar membocorkan skenario konvoi Persib Bandung yang berbeda dari selebrasi sebelumnya. Konvoi kali ini menjadi momen emosional yang sangat langka, karena melibatkan empat generasi skuad Persib Bandung yang menjuarai liga.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan mengatakan, iring-iringan konvoi di depan akan dipimpin oleh kendaraan PJD yang mengangkut Gubernur Dedi Mulyadi, manajer, ofisial, jajaran pelatih, hingga kapten Persib Bandung Marc Klok.
“Untuk kendaraan sama seperti tahun lalu, di depan ada mobil PJD. Pak Gubernur, Pak manajer, ofisial pelatih, dan kapten akan menaiki,” kata Erwan, Selasa (19/5/2026).
Baca juga: Peluang Persib Bandung Catat Sejarah Baru, Tembus Poin Lebih dari 80
Kemudian, terdapat lima kendaraan Unimog untuk lima generasi skuad Persib Bandung yang berhasil menjuarai liga Indonesia. Pemain Persib Bandung yang menjuarai liga 2026 yang menaiki kendaraan Unimog pertama, Unimog kedua yang juara 2025, Unimog ketiga yang juara 2024, Unimog keempat yang juara 2014, dan terakhir yang juara 1995.
“Ada lima unit Unimog. Pemain Persib yang menjadi juara akan menaiki Unimog itu mulai dari 2026, 2025, 2024, 2015, dan 1995. Kemudian di belakang ada mobil untuk para keluarga pemain,” ujarnya.
Belajar dari Evaluasi 2025, Aturan Ketat Sterilisasi Lapangan
Erwan menambahkan, rapat koordinasi mengenai pengamanan pertandingan sepak bola dan mengantisipasi gelombang kedatangan ratusan ribu Bobotoh dari luar kota.
Ia memprediksi animo masyarakat dan Bobotoh mengikuti konvoi maupun menyaksikan laga pamungkas antara Persib Bandung dan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) akhir pekan ini begitu tinggi.
Mengingat, sebelum laga pamungkas seperti melawan Persija Jakarta dan PSM Makassar sudah tumpah ruah ke jalan, apalagi ketika Persib Bandung menjadi juara.
Baca juga: Amankan Laga Penentu Juara Persib Bandung, Polda Jawa Barat Terjunkan 2.000 Personel
“Kami terus mematangkan, untuk minimalisasi dan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Termasuk ketika pertandingan terakhir, karena ketika melawan Persija Jakarta dan PSM Makassar, animo masyarakat dan Bobotoh begitu tinggi,” ucapnya.
Selain itu, Erwan meminta kepada Panitia Pelaksana (Panpel) untuk mengantisipasi adanya oknum penonton maupun suporter memasuki lapangan atau pitch invasion sebelum maupun sesudah peluit panjang dibunyikan.
Ia berharap pertandingan hingga seremoni pengalungan medali berjalan lancar, karena momen tidak hanya ditonton oleh warga Kota Bandung dan Jawa Barat, melainkan seluruh Indonesia bahkan dunia.
“Saya wanti-wanti kepada Panpel, kejadian 2025 di GBLA jangan sampai terulang kembali. Sebelum dan setelah pertandingan berakhir, jangan ada yang masuk ke lapangan. Mari kita berikan penghormatan kepada para pemain Persib Bandung dan seluruh ofisial,” katanya. (Reza/R6/HR-Online)

15 hours ago
8

















































