harapanrakyat.com,- Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), membeberkan makna mendalam di balik pemilihan rute konvoi perayaan Persib juara Super League musim 2025/2026.
Selain merayakan potensi gelar juara tiga kali beruntun atau three-peat, konvoi ini akan melibatkan skuad Persib Bandung yang berhasil menjadi juara. Sekaligus juga mengenalkan titik ikonik Kota Kembang ke publik luas.
Deputy CEO PT PBB, Adhitia Putra Herawan mengatakan, iring-iringan konvoi sengaja melintasi kawasan-kawasan bersejarah yang sarat nilai sentimental bagi perjalanan Persib dan Kota Bandung.
Baca Juga: Empat Generasi Persib Bandung Juara Bakal Ikut Konvoi dari Gedung Sate ke Gedung Merdeka
Pemilihan Rute Konvoi Persib Juara
Manajemen ingin memanfaatkan antusiasme lautan massa yang hadir agar tidak sekedar bersukacita, tetapi juga kembali mendekatkan diri dengan identitas kota.
Rute konvoi Persib Bandung juara mulai dari Gedung Sate – Jalan Banda – Jalan Riau – Jalan Merdeka – Jalan Perintis Kemerdekaan – Jalan Lembong – Jalan Veteran – Simpang Lima – Jalan Asia Afrika, dan Gedung Merdeka.
Pada rute itu terdapat tiga titik bersejarah. Pertama Patung Pemain Sepak Bola atau Monumen Sepak Bola yang kerap disebut sebagai Patung Ajat Sudrajat di Jalan Lembong.
Kemudian, Titik Nol Kota Bandung yang berada di Jalan Asia Afrika, atau seberang Hotel Savoy Homann. Lalu di Gedung Merdeka yang juga di Jalan Asia Afrika.
“Alasan memilih rute itu, konvoi ini menjadi momentum mengenalkan budaya dan titik bersejarah di Kota Bandung, karena akan banyak orang yang mengikuti. Di Jalan Lembong ada Patung Bola atau biasa masyarakat kenal dengan Patung Ajat Sudrajat. Titik Nol Kota Bandung, dan Gedung Merdeka,” terang Adhitia di Gedung Sate, Selasa (19/5/2026).
Baca Juga: Peluang Persib Bandung Catat Sejarah Baru, Tembus Poin Lebih dari 80
Selebrasi Dua Arah di Atas JPO Jalan Asia Afrika
Adhitia juga mengatakan, manajemen telah menyiapkan sebuah konsep selebrasi unik yang melibatkan infrastruktur penyeberangan kota di lokasi terakhir.
Saat konvoi berakhir di Gedung Merdeka, para pemain akan menuju Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Asia Afrika, dan mengangkat piala Super League di area balkon.
Setelah prosesi angkat piala selesai, skuad Persib Bandung beserta seluruh ofisial akan berjalan kaki menuju Pendopo Kota Bandung yang letaknya tidak jauh dari JPO Jalan Asia Afrika.
“Prosesi angkat piala di JPO Jalan Asia Afrika, itu kan dua arah dan ada balkon yang menghadap ke timur dan barat. Selanjutnya, pemain akan menuju Pendopo Kota Bandung dengan berjalan kaki,” katanya.
Penghormatan Lintas Generasi Skuad Juara
Lebih lanjut Adhitia membeberkan alasan emosional di balik keputusan manajemen memboyong para legenda juara lintas generasi. Mulai dari skuad tahun 1995, 2014, 2024, hingga 2025 untuk ikut naik ke atas kendaraan konvoi.
Baca Juga: Persib Bandung ‘Jemput Takdir’ Juara, Konvoi Dimulai dari Gedung Sate ke Gedung Merdeka
Langkah ini menjadi penegasan bahwa Persib Bandung merupakan klub besar yang kokoh, karena selalu menghormati keringat para pendahulunya.
“Sekarang banyak yang bicara soal three peat, tiga kali juara beruntun. Tapi banyak yang lupa juga bahwa Insyaallah jika juara, Persib jadi tim pertama yang punya lima bintang. Kami juga ingin menunjukkan ke publik, Persib tidak melupakan sejarah. Kami menghormati dan menghargai semua pemain yang sudah berjuang membawa Persib juara,” tandasnya. (Reza/R3/HR-Online/Editor: Eva)

14 hours ago
8

















































