harapanrakyat.com,- Memahami keutamaan membina rumah tangga adalah langkah awal yang amat penting bagi setiap muslim sebelum melangkah ke pelaminan. Pedoman suci dari ajaran Islam ini senantiasa menjadi panduan utama dalam membangun kehidupan berkeluarga yang harmonis dan damai. Selanjutnya, syariat selalu memandang institusi suci ini sebagai cara mencetak generasi saleh dan menjaga kelestarian manusia di bumi.
Baca juga: Anjuran Menikahi Wanita Produktif dalam Ajaran Islam sesuai Kitab Qurratul Uyun
Pada dasarnya, ikatan ini bukan sekadar menyatukan dua insan manusia dalam sebuah emosi dan jalinan asmara belaka. Sebaliknya, pernikahan merupakan sebuah ibadah agung dengan nilai spiritual yang sangat tinggi di mata sang pencipta alam semesta. Agama sangat menuntun umatnya agar segera membangun mahligai pernikahan apabila sudah memiliki kesanggupan lahir maupun batin yang cukup.
Cara Meraih Keutamaan Membina Rumah Tangga
Oleh karena itu, terdapat banyak pahala besar bagi mereka yang ikhlas membangun keluarga sakinah demi meraih ridho Ilahi. Menjalani hari dalam ikatan suci bernilai jauh lebih baik daripada melakukan ibadah sunnah selama seribu tahun tanpa terputus. Kemudian, Rasulullah bersabda bahwa hal ini dapat membuat pandangan lebih tunduk dan kemaluan terjaga dari perbuatan dosa besar.
Di sisi lain, umat yang paling mulia adalah mereka yang paling baik kepada para perempuan di dalam kehidupannya. Rasulullah SAW kelak akan sangat membanggakan umatnya yang memiliki jumlah keturunan paling banyak pada masa pengadilan di Hari Kiamat. Oleh sebab itu, pemuda muslim dianjurkan untuk menikahi perempuan yang memiliki sifat penuh cinta dan juga sangat subur.
Baca juga: Menggapai Berkah Rumah Tangga Melalui Panduan Menikahi Wanita Sholehah
Selanjutnya, pilihan pendamping hidup yang mengutamakan agama akan selalu mendatangkan ketenangan jiwa bagi suami saat menghadapi cobaan dunia. Ibadah harian seorang suami yang beristri memiliki tingkat derajat pahala jauh lebih tinggi di hadapan Allah setiap harinya. Shalat yang didirikan oleh orang berkeluarga jauh lebih utama daripada shalat yang dilakukan oleh orang yang hidup membujang.
Ketentuan ini menunjukkan besarnya rahmat kasih sayang Tuhan bagi pasangan suami istri dalam mengarungi bahtera kehidupan di dunia. Sementara itu, tindakan memberikan nafkah kepada anggota keluarga dihitung sebagai amalan sedekah yang bernilai mulia di Hari Kiamat. Uang yang dinafkahkan untuk istri tercinta adalah sebaik-baik pengeluaran seorang lelaki beriman selama masa hidupnya di dunia fana.
Menjaga Keharmonisan serta Mengajarkan Ilmu Agama kepada Pasangan
Selain itu, upaya tulus mencari rezeki halal ini mampu menghapuskan beberapa dosa yang tidak bisa terhapus oleh ibadah. Begitu pula, perasaan saling menyayangi di antara anggota menjadi benteng kukuh untuk menahan diri dari segala bentuk kemaksiatan. Seorang mukmin akan beruntung jika memiliki pendamping setia yang selalu taat beragama dan berakhlak mulia di dalam rumahnya.
Baca juga: Rukun Menikah dalam Ajaran Islam Berdasarkan Penjelasan Kitab Qurratul Uyun
Kehadiran istri salehah akan terus mendukung sang suami mengumpulkan pahala demi kebahagiaan abadi di negeri akhirat kelak nanti. Sesudah itu, sepasang suami istri diwajibkan untuk senantiasa menjaga kerahasiaan mereka dari jangkauan telinga orang-orang di luar sana. Tindakan membocorkan rahasia pasangan di depan publik adalah perbuatan bodoh yang dapat mendatangkan hukuman serta dosa sangat besar.
Kehormatan pasangan harus selalu dilindungi agar benih cinta serta kasih sayang dapat terus mekar secara abadi selamanya. Pada akhirnya, suami memikul kewajiban untuk mengajarkan hukum Islam kepada keluarga agar mereka terhindar dari kesesatan jalan hidup. Segala rintangan akan terasa ringan, sehingga keutamaan membina rumah tangga ini akan menjadi sebuah anugerah terindah di dunia. (Muhafid/R6/HR-Online)

4 hours ago
5

















































