Sasar Generasi Muda, Kemenag Banjar Sosialisasikan Program Layanan Keagamaan Melalui Halakoh Pemuda

5 hours ago 7

harapanrakyat.com,- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar, Jawa Barat, terus berupaya memperluas jangkauan informasi terkait program layanan keagamaan kepada masyarakat. Kali ini, sasaran utamanya adalah generasi muda dan mahasiswa melalui kegiatan bertajuk “Halakoh Pemuda” yang berlangsung Rabu (21/1/2026).

Kepala Kemenag Kota Banjar, Ahmad Fikri Firdaus mengatakan, acara tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan berbagai program strategis.

“Kami ingin menginformasikan dan mensosialisasikan bagaimana layanan yang ada di Kementerian Agama. Karena program ini bersifat nasional dan berlaku di seluruh Indonesia,” katanya.

Baca Juga: Penjelasan Kemenag Kota Banjar Soal Kuota Haji Tahun 2026 Cuma 10 Orang

Program Layanan Keagamaan Kemenag Kota Banjar

Ahmad Fikri menyebutkan, ada beberapa program layanan, antara lain layanan KUA untuk mempermudah akses masyarakat terhadap administrasi pernikahan. Serta layanan keagamaan di tingkat kecamatan.

Kemudian, kerukunan umat beragama dengan tujuan menjaga harmoni, baik antar umat beragama maupun internal umat beragama. Pendidikan keagamaan, penguatan kualitas pendidikan di madrasah dan pondok pesantren yang menjadi ciri khas Kemenag.

Selanjutnya, zakat dan wakaf untuk pengelolaan dana sosial keagamaan bagi kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya, melalui mahasiswa dan pemuda ini, program-program layanan keagamaan Kemenag bisa tersampaikan dengan baik dan benar kepada masyarakat luas,” ungkap Ahmad Fikri.

Baca Juga: Kuatkan Pendidikan Karakter, Kemenag Kota Banjar Larang Study Tour Tak Edukatif dan Acara Perpisahan yang Mewah

Peran Anak Muda Terapkan Nilai Moderasi Beragama

Sementara itu, Pembina POSNU Kota Banjar, Muhlison, menyampaikan bahwa anak muda sangat berperan untuk menerapkan nilai moderasi beragama.

Ia menyebut, Halaqah Pemuda merupakan tempat yang baik untuk membekali pemahaman agama kepada generasi muda dengan konteks perkembangan zaman.

Baca Juga: Dugaan Pungli Madrasah Diniyah di Kota Banjar, POSNU Desak Kemenag Evaluasi sampai Tuntas

“Melalui pendidikan agama yang moderat, besar harapan generasi muda bisa menyikapi perbedaan dengan bijak dan mengedepankan persatuan,” kata Muhlison.

Pihaknya berharap, kerjasama antara Kemenag, mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan lembaga pendidikan bisa lebih ditingkatkan.

Hal itu bertujuan agar pendidikan agama dan moderasi bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sekedar teori. (Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |