harapanrakyat.com,- Parade Perahu Hias di Bendungan Jatigede, tepatnya di kawasan Pasirtugaran, RW 02, Dusun Ancol, Desa Karangpakuan, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Sabtu (30/8/2025), berlangsung meriah.
Sebanyak 20 perahu hias berjajar rapi siap memulai Parade Perahu yang digelar dalam rangka Hajat Desa Karangpakuan. Event tersebut resmi dibuka oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.
Bupati Sumedang Apresiasi Parade Perahu Hias di Jatigede
Bupati Dony mengungkapkan kebahagiaannya atas terlaksananya kegiatan ini, yang menunjukkan bagaimana masyarakat Desa Karangpakuan mampu mengolah potensi wisata Bendungan Jatigede dengan penuh kreativitas.
Baca Juga: Semarak Tradisi Ngagogo Lauk di PPS Sumedang, Warga Berebut Ikan dengan Tangan Kosong
“Saya sangat senang bisa hadir langsung dan menyaksikan parade perahu yang luar biasa ini. Ini adalah salah satu contoh bagaimana masyarakat dan pemerintahan desa bersinergi dalam menggali potensi wisata lokal,” kata Dony.
Ia juga turut memberikan apresiasi atas upaya desa dalam mengelola dan mempromosikan Bendungan Jatigede sebagai daya tarik wisata.
Parade Perahu Hias, lanjut Dony, bukan hanya sekedar hiburan semata, tetapi juga menjadi sarana promosi penting bagi sektor pariwisata desa.
“Perahu-perahu yang dipamerkan sangat indah dan tertata dengan rapi. Saya yakin, event seperti ini dapat menarik lebih banyak wisatawan. Sekaligus menjadi ikon baru pariwisata di Kabupaten Sumedang,” katanya.
Dony menegaskan dukungannya terhadap kegiatan yang digagas oleh Pemerintah Desa Karangpakuan bersama masyarakat setempat.
“Saya berharap kegiatan ini terus dijaga dan dilanjutkan sebagai event tahunan. Disparbudpora akan terus mendorong agar parade perahu di Desa Karangpakuan semakin berkembang,” ucapnya.
Potensi Desa Jadi Atraksi Wisata yang Bernilai
Sementara itu, Camat Darmaraja, Hilman Abdillah, menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah desa yang telah berhasil menggelar acara yang tidak hanya menarik perhatian wisatawan. Tetapi juga menciptakan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya lokal.
Baca Juga: Gebyar Kemerdekaan di Sumedang; Warga dan Pejabat Berbaur, Adu Kekompakan di Berbagai Lomba
“Parade Perahu Hias ini bukan hanya sekedar ajang hiburan, tetapi juga contoh konkret bagaimana potensi desa dapat dioptimalkan menjadi atraksi wisata yang bernilai. Kami berharap ini bisa menjadi model bagi desa-desa lain di Kabupaten Sumedang,” kata Hilman.
Dengan adanya kegiatan ini, Desa Karangpakuan tidak hanya berhasil memperkenalkan wisata budaya dan alamnya. Namun juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
“Event tahunan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan. Sekaligus memperkuat citra Sumedang sebagai tujuan wisata yang kaya akan tradisi dan keindahan alam,” pungkasnya. (Aang/R3/HR-Online/Editor: Eva)