SMPN 1 Banjarsari Cari Bantuan ke Banjar, Kenapa Damkar Ciamis Tak Lagi Layani Acara Kelulusan Sekolah? 

4 hours ago 4

harapanrakyat.com,- Acara kelulusan dan perpisahan siswa SMPN 1 Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, diwarnai suasana penuh suka cita dan keharuan. Namun, di balik kegembiraan tersebut, kehadiran petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Kota Banjar justru memicu pertanyaan besar di kalangan warga Banjarsari.

Banyak warga yang heran mengapa dalam kegiatan yang berlokasi di wilayah Kabupaten Ciamis ini, justru armada dari kota tetangga yang datang memenuhi undangan para siswa untuk memeriahkan acara.

Usut punya usut, hal ini terjadi lantaran adanya kebijakan baru dari internal Damkar Kabupaten Ciamis yang kini melarang anggotanya melayani undangan untuk kegiatan seremonial sekolah, seperti tradisi penyemprotan air saat kelulusan.

Baca Juga: Pesan Penting Ketua DPRD Ciamis di Hari Lahir Pancasila; Jangan Hanya Jadi Pajangan Sejarah

Anggota Komite SMPN 1 Banjarsari, Jenal, menyayangkan adanya kebijakan tersebut. Menurutnya, selama ini Damkar Ciamis memiliki citra yang sangat baik dan dicintai masyarakat karena selalu siap sedia membantu dalam berbagai aspek, termasuk menghibur siswa di momen kelulusan.

“Selama ini kegiatan kenaikan kelas atau kelulusan kan sudah dilarang kalau sifatnya hura-hura dan membebani orang tua. Nah, solusi satu-satunya untuk memeriahkan dan menghibur siswa ya lewat kehadiran Damkar ini. Bisa dikatakan Damkar itu pelipur lara saat kegiatan sekolah mulai dibatasi,” ujar Jenal kepada Harapan Rakyat, Senin (01/06/2026).

Karena berharap momen kelulusan tetap berkesan, para siswa SMPN 1 Banjarsari pun berinisiatif memanggil petugas Damkar. Namun karena pihak Ciamis menolak, mereka akhirnya mengundang Damkar dari Kota Banjar.

Baca Juga: Ciamis Perkuat SDM Pertanian, Puluhan Penyuluh dan Petani Ikuti Pelatihan hingga Sertifikasi Kompetensi

“Ini ada apa coba? Sudah tidak sanggup atau ada aturan baru lagi? Padahal kalau masalah takut ada kebakaran mendadak, kan petugas bisa langsung meninggalkan lokasi sekolah untuk mendahulukan tugas utamanya. Buktinya Damkar Kota Banjar saja bisa memberikan pelayanan, kenapa di Ciamis sendiri malah tidak bisa?” kritik Jenal.

Alasan Satpol PP Ciamis Tak Lagi Layani Acara Kelulusan Siswa, Termasuk SMPN 1 Banjarsari

Dihubungi terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Ciamis, Raden Ega Anggara, yang membawahi bidang pemadam kebakaran, memberikan jawaban tegas terkait polemik ini. Ia meluruskan bahwa kebijakan ini diambil demi profesionalisme dan keselamatan publik, bukan karena ketidaksanggupan personel.

Ega menekankan bahwa tugas pokok dan fungsi (tupoksi) petugas pemadam kebakaran adalah menyelamatkan nyawa dan aset warga dari amukan si jago merah, bukan untuk keperluan hiburan seperti menyemprotkan air di acara kelulusan sekolah.

“Bukan masalah tidak sanggup. Coba bayangkan, jika saat petugas tengah melaksanakan kegiatan (penyemprotan) di sekolah lalu tiba-tiba ada kebakaran, mau bagaimana? Apakah netizen mau menyalahkan pihak sekolah? Orang tua siswa atau siswa? Kan tidak, pasti yang disalahkan tetap Damkar,” tegas Ega.

Ia juga menambahkan bahwa perbedaan kebijakan dengan kepemimpinan sebelumnya adalah hal yang wajar demi pembenahan institusi.

“Kasat yang dulu mungkin mengizinkan, tapi sekarang kan Kasat-nya saya. Jadi ini kebijakan saya, bahwa Damkar sekarang harus melaksanakan kegiatan yang benar-benar sesuai tupoksi. Selain itu, maaf, tidak boleh,” pungkasnya secara blak-blakan.

Acara Kelulusan Undang Damkar Inisiatif Siswa

Sementara itu, perwakilan pihak SMPN 1 Banjarsari, Devi mengungkapkan. Kegiatan tersebut murni atas inisiatif para siswa kelas 9.

“Sebagai guru kami hanya sebatas bisa mendampingi dalam kegiatan ini, Alhamdulillah kegiatan ini juga tidak membebani para orang tua siswa,” katanya.

Devi menjelaskan, para siswa patungan Rp 20 ribu untuk acara kelulusan. “Setahu saya anggarannya juga hanya patungan 20 ribuan, itu juga untuk mencakup kebutuhan keseluruhan, seperti biaya Event Organizer (EO), dokumentasi hingga persiapan,” katanya.

Sementara, lanjut Devi, untuk biaya mendatangkan Damkar anggarannya disesuaikan dengan dana yang ada. 

“Itu kami berikan sesuai anggaran yang ada, dan Alhamdulillah dari pihak Damkar Banjar juga tidak mematok harga,” katanya.

Devi pun menyampaikan terima kasih kepada petugas Damkar Kota Banjar yang sudah membantu dan memberikan pelayanan di acara kelulusan siswa SMPN 1 Banjarsari.

Baca Juga: Lupa Matikan Tungku Usai Masak Air, Rumah Petani Lansia di Banjaranyar Ciamis Ludes Terbakar

“Atas bantuan Damkar Kota Banjar, acara kelulusan siswa bisa terwujud sesuai harapan mereka,” ungkapnya. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |