Tak Ada Damkar, Orang Tua Siswa SDN 3 Sukasari Ciamis Pakai Alat Steam untuk Tradisi Kelulusan

8 hours ago 6

harapanrakyat.com,- Ada banyak cara untuk merayakan momen kelulusan sekolah agar tetap berkesan. Seperti yang dilakukan oleh puluhan siswa di SDN 3 Sukasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Meski terbentur aturan baru dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), mereka tak kehabisan akal untuk tetap menggelar tradisi siram-siraman air.

Pantauan di lokasi, keceriaan tetap terpancar dari wajah para siswa. Pasalnya, para orang tua murid berinisiatif memanfaatkan alat cuci motor atau steam sebagai pengganti armada Damkar untuk menyemprotkan air.

Baca Juga: SMPN 1 Banjarsari Cari Bantuan ke Banjar, Kenapa Damkar Ciamis Tak Lagi Layani Acara Kelulusan Sekolah? 

Meski tekanan air dari alat steam tersebut berskala kecil dan tak sedahsyat semprotan mobil Damkar, namun hal itu sama sekali tidak mengurangi rasa kegembiraan para siswa dalam merayakan momen kelulusan tersebut.

Salah seorang orang tua siswa, Akmal, mengungkapkan bahwa penggunaan alat steam ini merupakan jalan keluar spontan. Tujuannya agar anak-anak tidak merasa kecewa di hari bahagia mereka.

“Alhamdulillah, meski dengan cara sederhana seperti ini, anak-anak terlihat sangat ceria. Suka cita mereka benar-benar tertumpah ketika momen semprot-semprot air berlangsung,” ujar Akmal kepada HR, Selasa (02/06/2026).

Orang Tua SDN 3 Sukasari Ciamis Siasati Pembatasan Layanan Damkar

Akmal menceritakan, pihak panitia atau orang tua sebenarnya sudah berencana menghadirkan petugas Damkar dari Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari untuk memeriahkan acara. Bahkan, saat awal dihubungi, belum ada informasi mengenai pembatasan pelayanan seremonial.

Namun, tepat pada hari pelaksanaan kegiatan, pihak Damkar menyatakan tidak bisa melayani permintaan siram-siraman tersebut karena adanya aturan pembatasan yang berlaku saat ini.

“Dan hari ini pas pelaksanaan kegiatan ternyata tidak bisa oleh Damkar. Maka untuk mensiasati agar anak-anak tidak kecewa, kami bersama orang tua siswa lainnya sepakat membuat inisiatif memanfaatkan alat steam sebagai media permainan air,” jelasnya.

Lebih lanjut, Akmal berharap agar kebijakan dari Damkar Ciamis bisa dievaluasi kembali atau kembali ke aturan semula. Menurutnya, kehadiran Damkar dalam acara sekolah seperti ini sangat dinantikan oleh anak-anak.

Baca Juga: Damkar Ciamis Tolak Layani Acara Kelulusan Sekolah, Tokoh Banjarsari Minta Kasatpol PP Segera Sosialisasi 

“Kami berharap kebijakan Damkar Ciamis kembali ke semula, di mana Damkar tetap bisa memberikan layanan sosial kepada masyarakat, meski sebatas kegiatan seremonial seperti undangan dari sekolah dalam rangka melayani kegembiraan anak-anak saat kelulusan,” pungkasnya. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |