Tak Ada Dukungan Anggaran Pemkot Banjar, Orang Tua Atlet Diminta Iuran untuk Popwilda Jabar

11 hours ago 12

harapanrakyat.com,- Rencana penarikan iuran sebesar Rp1,5 juta kepada atlet sepak bola pelajar yang akan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah Jawa Barat (Popwilda Jabar) 2026, menuai keluhan dari sejumlah orang tua di Kota Banjar. Mereka menilai, biaya tersebut cukup memberatkan dan dikhawatirkan menghambat siswa berprestasi.

Baca Juga: Cabor Unggulan Kota Banjar Jadi Prioritas Dulang Medali Emas Ajang Porprov 

Keluhan itu muncul setelah para atlet yang lolos seleksi untuk mewakili Kota Banjar dalam ajang Popwilda Jabar, diminta menyiapkan dana. Uang tersebut guna menunjang kebutuhan keberangkatan dan akomodasi selama kegiatan berlangsung pada bulan ini.

Salah seorang orang tua siswa, Erna Nurzaman, menyayangkan adanya iuran sebesar itu untuk peserta atau atlet Popwilda Jabar. Meski sebelumnya telah dilakukan rapat bersama antara pihak orang tua dan PSSI.

Hal ini karena menurutnya, pada periode sebelumnya tidak pernah ada iuran dari atlet untuk kebutuhan ajang Popwilda tingkat provinsi.

“Waktu periode sebelumnya mah tidak ada pembayaran apapun. Dulu Popwilda Provinsi juga sama nggak disuruh ada iuran,” kata Erna kepada wartawan, Senin (1/6/2026).

Erna pun menyayangkan adanya iuran kepada peserta atau atlet. Karena hal itu akan mempengaruhi kondisi anak-anak yang hobi bermain bola, atau siswa yang akan berpartisipasi.

Menurutnya, iuran sebesar Rp 1,5 juta bukan nominal yang sedikit. Terlebih, bagi anak-anak yang memiliki potensi namun terkendala secara finansial karena tidak mampu.

“Kasihan yang punya potensi tapi tidak mampu. Semoga ada solusi jangan full dari anak-anak. Kita sebagai orang tua ikut kontribusi ke Kota Banjar, di angka Rp 500 mah nggak apa-apa hitung-hitung ngasih jajan ke anak,” ujarnya.

Baca Juga: Dua Atlet Kota Banjar Ukir Prestasi di Ajang Kejuaraan Balap Motor di Sukabumi

Keluhan Orang Tua Soal Iuran Popwilda Jabar, PSSI Tegaskan Tidak Ada Paksaan

Sementara itu, Ketua PSSI Kota Banjar, Acep Anggi D Sihombing menjelaskan, bahwa iuran untuk ajang tersebut karena tidak ada dukungan anggaran dari pemerintah kota.

Iuran untuk Popwilda Jabar tersebut dibuat oleh pihak orang tua melalui forum rapat, bukan oleh pihak PSSI. Besarannya juga belum disahkan, baru sebatas rencana karena menunggu cek lapangan terkait penginapan.

Pihaknya juga hanya menawarkan kepada orang tua siswa, karena ada agenda resmi untuk memfasilitasi anak-anak. Sehingga, sangat disayangkan jika momen tersebut terlewatkan.

Iuran untuk ajang Popwilda tersebut menurutnya bukan hanya untuk atlet pelajar sepak bola, tetapi juga untuk cabor yang lain yang pesertanya cukup banyak.

“Kita di PSSI tidak menentukan anggaran namun dikembalikan ke orang tua. Malahan yang mencari armada bus juga dari orang tua. Jadi, kami dari PSSI hanya memfasilitasi ada turnamen resmi seperti itu ke anak-anak,” jelasnya.

Lanjutnya mengatakan, sesuai regulasi dalam ajang tersebut pihaknya membutuhkan 20 atlet. Sedangkan atlet yang telah lolos seleksi sebanyak 30 orang, sehingga tinggal menunggu kepastian atlet yang siap berpartisipasi.

Pihaknya menegaskan tidak ada paksaan iuran untuk Popwilda Jabar, dan mengembalikan hal itu kepada masing-masing pihak orang tua atlet. Bahkan ia mengungkapkan, pada saat rapat kebanyakan orang tua siswa juga menyetujui.

Baca Juga: Patroman Badminton Club Siap Mencetak Atlet Muda Kota Banjar untuk Berprestasi

“Jadi istilahnya uang itu dari mereka, buat kebutuhan mereka juga gitu. Bahkan kita tawarkan kalau mau dari orang tua ada yang mau mengelola ya mangga, seperti itu,” tandasnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |