Era Elon Musk sebagai triliuner pertama di dunia berakhir lebih cepat dari perkiraan. Akibat anjloknya nilai saham dua perusahaan raksasa miliknya, SpaceX dan Tesla, total kekayaan bersih Musk kini merosot kembali ke bawah angka 1 triliun dolar AS per Rabu (24/6/2026).
Berdasarkan data terbaru dari Forbes, kekayaan Musk kini berada di angka 951,8 miliar dolar AS (sekitar Rp 17,07 kuadriliun). Angka ini merupakan penurunan signifikan dari posisi puncaknya yang sempat menyentuh 1,1 triliun dolar AS pada pertengahan Juni lalu.
Baca Juga: Saham SpaceX Anjlok Hampir 5%, Reli Pasca-IPO Akhirnya Terhenti
Pemicu Saham SpaceX dan Tesla Anjlok
Pemicu kemerosotan ini oleh koreksi pasar yang tajam. SpaceX, yang sebelumnya mencatat sejarah lewat penawaran umum perdana (IPO) pada 12 Juni 2026 dengan menghimpun dana 75 miliar dolar AS, kini mengalami tekanan harga saham.
Valuasi pasar SpaceX yang sempat mendekati 3 triliun dolar AS kini dilaporkan menyusut hingga hanya menyisakan sedikit di atas 2 triliun dolar AS. Artinya, hampir 1 triliun dolar AS nilai pasar perusahaan tersebut menguap dalam waktu singkat.
Penurunan kekayaan Musk tidak terjadi di ruang hampa. Analis mencatat adanya aksi jual massal di pasar global yang dipicu oleh kekhawatiran terhadap kebijakan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed).
Selain itu, muncul spekulasi mengenai potensi “gelembung AI” di sektor teknologi yang membuat investor mulai berhati-hati.
Baca Juga: Gebrakan Sejarah: IPO SpaceX Antarkan Elon Musk Menjadi Triliuner Pertama di Dunia
Sentimen negatif ini turut menyeret performa saham perusahaan teknologi lainnya. Tesla, saham produsen mobil listrik ini anjlok hingga 5,8 persen pada awal pekan.
Tekanan serupa juga dialami oleh Alphabet (induk Google) dan produsen chip raksasa asal Korea Selatan, Samsung.
Karena sebagian besar aset Elon Musk tersimpan dalam bentuk ekuitas dan saham. Fluktuasi harga pasar secara otomatis memberikan dampak langsung terhadap nilai kekayaannya secara keseluruhan.
Tetap Menjadi Orang Terkaya di Dunia
Meski kehilangan status sebagai triliuner setelah saham SpaceX dan Tesla anjlok, posisi Elon Musk sebagai orang terkaya di dunia masih belum tergoyahkan. Ia tetap memimpin daftar miliarder dunia dengan selisih yang sangat jauh dari para pesaingnya.
Baca Juga: CEO Elon Musk, Pengaruhnya Dalam Bidang Bisnis
Sebagai perbandingan, pendiri Google, Larry Page, berada di posisi berikutnya dengan kekayaan “hanya” sekitar 284 miliar dolar AS. Di belakangnya menyusul tokoh-tokoh besar lainnya seperti Sergey Brin dan pendiri Amazon, Jeff Bezos.
Menariknya, meskipun mengalami penurunan baru-baru ini, total kekayaan Musk sejak awal Januari 2026 sebenarnya telah tumbuh sebesar 338 miliar dolar AS. Angka pertumbuhan tahunan Musk ini bahkan masih lebih besar dari total seluruh kekayaan pribadi yang Larry Page miliki saat ini. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

2 hours ago
4

















































