harapanrakyat.com,- Seorang pemuda bernama Ananda Putra Pratama (18), warga Dusun Girimulya, RT 36, RW 08, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, harus dilarikan ke rumah sakit setelah terkena peluru senapan angin, Minggu (01/02/2026).
Korban mengalami luka serius setelah peluru mimis menembus dadanya dan kini harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Perangkat Desa Neglasari, Opik Taopik, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kejadian bermula saat korban bersama tiga rekannya hendak pergi berburu tupai ke kebun kelapa.
“Saat di tengah perjalanan, salah seorang temannya yang membawa senapan angin terjatuh. Seketika senapan tersebut meletus dan pelurunya mengenai dada korban,” kata Opik kepada harapanrakyat.com, Selasa (03/02/2026).
Baca Juga: Jalan Licin Akibat Hujan, Truk Hantam Pohon di Pamarican Ciamis
Opik menambahkan, berdasarkan keterangan tim medis, peluru timah tersebut bersarang di area yang sangat dekat dengan jantung. Hal ini membuat tim dokter harus segera melakukan tindakan operasi pengangkatan peluru.
“Saat ini korban sudah berada di RSHS Bandung untuk operasi. Namun, pihak keluarga kini terkendala biaya lantaran berasal dari keluarga tidak mampu,” tambahnya.
Galang Donasi Bantu Pemuda Pamarican Ciamis yang Tertembak Peluru Senapan Angin
Opik menyebutkan bahwa estimasi biaya operasi yang dibutuhkan mencapai Rp67 juta. Angka tersebut tentu sangat berat bagi pihak keluarga.
Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Desa Neglasari kini tengah bergerak melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan penggalangan dana.
Baca Juga: Warga Kesal, Gerombolan Monyet Rusak Perkebunan di Cikoneng Ciamis
“Kami mengajak masyarakat dan para dermawan untuk mengulurkan tangan membantu meringankan beban biaya operasi Ananda Putra Pratama,” ujar Opik
Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan, donasi dapat dikirimkan melalui rekening BRI 0104-01-086944-50-7 atas nama BAZ Desa Neglasari.
“Setiap bantuan sangat berarti bagi keselamatan korban. Kami berharap korban bisa segera dioperasi dan kembali sehat,” pungkasnya. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

18 hours ago
7

















































