Tragedi di Cimahi Selatan, Bocah 5 Tahun Tenggelam di Kolam Bekas Limbah

15 hours ago 14

harapanrakyat.com,- Duka mendalam menyelimuti warga Kampung Lembur Sawah, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat. Seorang bocah 5 tahun bernama Hisyam Faqih Ihsanuddin tenggelam di sebuah kolam bekas limbah pada Rabu (6/5/2026).

Peristiwa naas ini pertama kali dilaporkan oleh Adi, warga setempat pada pukul 14.30 WIB. Tak membuang waktu, tim penyelamat dari Satpol PP dan Damkar langsung dikerahkan dan tiba di lokasi hanya lima menit kemudian, tepatnya pukul 14.35 WIB.

Baca Juga: Asik Main di Pinggir Sungai Cikaengan, Seorang Anak di Garut Hilang Terseret Arus

Proses Evakuasi Bocah 5 Tahun Tenggelam di Kolam Bekas Limbah

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Aep Mulyana menjelaskan, kondisi air kolam yang keruh dan kotor menjadi tantangan tersendiri bagi tim saat melakukan pencarian.

“Kedalaman kolam bekas limbah ini mencapai sekitar 4 hingga 8 meter. Kami turunkan Regu 2 yang dipimpin langsung oleh Kabid dan Kasi beserta personel lainnya. Menggunakan tali dan peralatan selam, tim melakukan penyisiran menyeluruh di dasar kolam,” jelas Aep.

Baca Juga: Dua Anak Tenggelam saat Mengejar Sandal di Sungai Citanduy Kota Banjar, Satu Meninggal Dunia 

Setelah melalui proses pencarian, petugas akhirnya menemukan dan mengangkat jenazah korban ke permukaan. Namun sayang, upaya pertolongan tidak membuahkan hasil. Bocah malang itu dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Setelah ditemukan, kami langsung cek kondisi korban. Sayangnya nyawa tidak dapat tertolong. Jenazah kemudian kami serahkan langsung kepada ibunda korban, Ibu Rika Heni, untuk proses pemakaman,” tambahnya.

Baca Juga: Balita Tewas Tenggelam di Pantai Sindangkerta Tasikmalaya

Kejadian ini tentu membuat syok keluarga dan warga sekitar. Aep pun mengimbau agar para orang tua selalu meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anaknya. Terutama di area yang berbahaya seperti perairan.

“Kedalaman kolam bekas limbah itu 4 meter, tentu sangat berbahaya bagi balita. Mohon orang tua jangan lengah, awasi terus putra-putrinya agar musibah seperti ini tidak terulang lagi,” pungkasnya. (Eri/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |