harapanrakyat.com,- Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Desa Ciparanti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Rabu (6/5/2026) pagi. Sebuah truk bermuatan batok kelapa menabrak sebuah saung atau warung seblak milik warga hingga rata dengan tanah.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB ini mengejutkan warga sekitar, terutama pemilik warung yang saat itu tengah berada di dalam rumah.
Baca Juga: Viral! Video CCTV Detik-Detik Tabrakan Adu Banteng Sigra vs CBR di Jalan Sudirman Garut
Kronologi Laka Tunggal Truk Bermuatan Batok Kelapa di Pangandaran
Truk dengan nomor polisi Z 9092 NB itu sedang dalam perjalanan dari Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, menuju Yogyakarta. Truk tersebut mengangkut batok kelapa seberat kurang lebih 9 ton.
Kapolsek Cimerak, AKP Sova Maulana mengatakan, pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari Kepala Desa Ciparanti. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), dugaan sementara kecelakaan ini terjadi karena faktor kelalaian pengemudi.
“Dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat sopir truk mengantuk, sehingga kehilangan kendali,” kata AKP Sova Maulana, Rabu (6/5/2026).
Baca Juga: Kecelakaan Tunggal di Situbatu Kota Banjar, Seorang Pengendara Motor Asal Ciamis Meninggal Dunia
Warung Seblak Hancur
Akibat hantaman keras truk bermuatan batok kelapa membuat saung lesehan tempat pelanggan menikmati seblak hancur. Selain bangunan, truk tersebut juga merusak fasilitas publik yang ada di sekitar lokasi kejadian.
“Selain menghancurkan saung seblak, truk juga merusak fasilitas lain seperti penerangan jalan umum (PJU) serta kabel jaringan internet di sekitar lokasi,” tambah AKP Sova.
Pemilik warung seblak, Agustiana, mengaku sangat terkejut saat mendengar suara benturan keras dari arah depan rumahnya. Saat ia keluar mendapati tempat usahanya sudah roboh tertabrak bagian depan truk.
“Pas keluar, saung tempat makan sudah roboh. Saungnya hancur sekali, untuk sementara tidak bisa dipakai,” ungkapnya.
Baca Juga: Truk Pengangkut Sepeda Listrik Tabrak Pohon Nangka di Pamarican Ciamis, Sopir Diduga Mengantuk
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materil yang dialami pemilik warung diperkirakan mencapai Rp 6 juta hingga Rp 7 juta.
Saat ini, kasus kecelakaan tunggal truk bermuatan batok kelapa itu telah dikoordinasikan dengan Satuan Lalu Lintas Polres Pangandaran untuk penanganan lebih lanjut. (Kiki/R3/HR-Online/Editor: Eva)

18 hours ago
18

















































