harapanrakyat.com,- Piala Dunia 2026 tak hanya menjadi panggung untuk para pemain hebat. Tapi juga pelatih-pelatih dengan strategi paling tajam untuk mengalahkan tim lawan. Sayangnya tak semua pelatih berhasil menjalankan misinya di ajang sepak bola paling bergengsi ini. Kekalahan dan hasil angka yang mengecewakan membuat beberapa pelatih mau tak mau mengundurkan diri selepas pertandingan.
Baca juga: Kakak Ronaldo Ungkap Adiknya Bakal Pensiun dari Timnas Portugal usai Piala Dunia 2026
Hingga awal Juli 2026 ini, setidaknya sudah ada 4 pelatih tim nasional peserta Piala Dunia 2026 yang mengundurkan diri. Siapa saja mereka?
Pelatih yang Mengundurkan Diri
Nama pertama adalah pelatih dari tim nasional Korea Selatan, Hong Myung-bo. Setelah Korea Selatan gagal di fase 32 besar, Myung-bo langsung mundur dari posisinya sebagai pelatih utama.
Myung-bo sebenarnya sosok pemain legendaris yang cukup berbakat. Ia sendiri sudah melatih tim nasional Korea Selatan sejak pertengahan 2024. Namun kegagalan Korea Selatan tampaknya membuat banyak pihak merasa kecewa. Bahkan Presiden Korea Selatan memerintahkan adanya penyelidikan lebih lanjut terkait indikasi permainan federasi.
Nama berikutnya adalah Ronald Koeman, pelatih asal Belanda. Belanda sendiri gagal di fase gugur 32 besar, mematahkan rekor mereka yang selalu berhasil masuk semifinal.
Koeman mendapatkan jabatan sebagai pelatih Belanda mulai dari Januari 2023. Sayangnya setelah kekalahan Belanda melawan Maroko, Koeman lebih memilih untuk mengundurkan diri.
Baca juga: Striker Anyar AC Milan Bawa Timnas Portugal Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
Pengunduran diri Koeman pun sempat mendapatkan respon negatif. Apalagi setelah mundurnya Koeman, ada pemain timnas Belanda yang mendapatkan serangan rasis dari fans. Jerman jadi negara yang tak bernasib baik di Piala Dunia 2026 kali ini. Pasalnya Jerman kalah adu penalti saat melawan Uruguay di babak 32 besar.
Julian memang belum secara resmi mengundurkan diri. Namun banyak media Jerman dan pakar transfer sepak bola yang memprediksi Julian akan segera mundur. Setidaknya Julian sudah menangani timnas Jerman sejak September 2023. Sayangnya kekalahan Jerman ini membuat federasi sepak bola bertindak cepat.
Nama terakhir yang mundur sebagai posisi pelatih adalah Marcelo Biesla dari Uruguay. Biesla memilih mundur karena Uruguay gagal melewati fase grup babak 32 besar.
Biesla sendiri menangani Uruguay sejak Mei 2023. Dengan kekalahan Uruguay kali ini, Biesla mau tak mau harus menyerahkan tampuk kepelatihannya kepada orang lain. Sebenarnya Biesla cukup baik dalam menangani timnas Uruguay. Tapi permainan sepak bola Uruguay yang agresif nyatanya belum bisa meloloskan negara tersebut ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. (Revi/R6/HR-Online)

1 day ago
14

















































