Body rafting Sanghyang Heuleut menjadi aktivitas menarik yang bisa dilakukan saat mengunjungi destinasi alam satu ini. Kegiatan body rafting langsung di alam terbuka ini pastinya bisa memberi pengalaman baru yang menyenangkan. Apalagi tempatnya sendiri memang sangat menarik dan menawarkan kesegaran yang bisa memanjakan mata dan tubuh.
Baca Juga: Bodyrafting Curug Naga Bogor, Wisata Adrenalin di Kawasan Megamendung
Body Rafting Sanghyang Heuleut, Menikmati Alam dengan Cara Menyenangkan
Sanghyang Heuleut merupakan destinasi wisata danau purba yang terbentuk secara alami sejak ratusan tahun lalu. Lokasinya ada di Kampung Cipanas, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Jaraknya sekitar 50 kilometer dari pusat Kota Bandung dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam perjalanan menggunakan kendaraan.
Akses menuju lokasi ini cukup menantang karena jauh dari kawasan perkotaan. Setelah tiba di area parkir, perjalanan harus dilanjutkan dengan trekking untuk mencapai lokasi utama Sanghyang Heuleut. Jalur trekking melewati kawasan hutan dengan kondisi jalan yang masih alami. Medannya cukup menantang dan membutuhkan kehati-hatian.
Letaknya yang berada di tengah hutan membuat suasana Sanghyang Heuleut terasa sunyi dan mistis. Akses yang sederhana menuntut kesiapan fisik dan mental pengunjung. Namun, tantangan tersebut sebanding dengan keindahan alam yang ditawarkan.
Daya Tarik
Saat musim kemarau atau tidak hujan air danau ini bisa berwarna biru kehijauan yang cukup jernih. Sebaliknya saat musim penghujan tiba, kondisi air bisa berubah warna menjadi kecoklatan dan debitnya meningkat. Karena itu untuk mendapat pemandangan yang terbaik maka bisa memilih datang saat musim kemarau.
Pemandangan tebing batu di sekeliling danau ini juga menjadi bagian yang sangat menarik dan memukau. Wisatawan bisa melihat tebing batu dengan berbagai bentuk yang memiliki pola alami karena faktor alam. Tebing-tebing tersebut pun tampak kokoh dan ditumbuhi berbagai tumbuhan seperti rumput bahkan pohon.
Selama berada Sanghyang Heuleut, wisatawan bisa melakukan berbagai aktivitas seru termasuk melakukan body rafting. Selain itu, wisatawan juga bisa bersantai sambil memandang indahnya pemandangan sekitar yang sangat asri. Jangan lupa pula untuk mengambil foto maupun video dengan latar belakang yang indah ini.
Body Rafting Menyatu dengan Alam dan Merelaksasikan Tubuh
Aktivitas body rafting Sanghyang Heuleut ini bisa menjadi sarana untuk menikmati alam dan juga merilekskan tubuh. Wisatawan bisa mengapung di atas kolam air dan menyusuri setiap sudutnya sambil bersenang-senang. Kegiatan ini pun pastinya akan sangat menyenangkan apalagi jika dilakukan beramai-ramai dengan teman maupun keluarga.
Baca Juga: Ciwayang Body Rafting, Destinasi Wisata Libur Tahun Baru selain Pantai Pangandaran
Air di danau ini yang jernih dan bersih juga terasa sangat sejuk dan dingin di kulit. Namun kolam tersebut juga memiliki kedalaman yang bervariasi bahkan bisa sampai 4-5 meter. Karena itu selama melakukan body rafting di Sanghyang Heuleut wisatawan harus berhati-hati dan wajib menggunakan pelampung.
Berenang dan Lompat dari Atas Tebing
Selain menyusuri danau yang areanya cukup luas, wisatawan pastinya juga bisa berenang dengan bebas. Bahkan wisatawan juga bisa mencoba berbagai gaya dan mengabadikan momen sepuasnya selama berenang bebas. Berenang dan bersantai di atas air yang jernih ini pun pastinya bisa menghasilkan foto yang menarik.
Selain berenang, menariknya wisatawan juga bisa mencoba lompat dari atas tebing ke kolam di danau. Ada banyak batu yang bisa dipanjat kemudian melompat ke bawah setelah mencapai bagian puncaknya. Namun sebelum melompat pastikan untuk memilih area danau yang memiliki kedalaman cukup agar lebih aman.
Sebelum menikmati serunya body rafting Sanghyang Heuleut, wisatawan juga harus menguji fisik terlebih dahulu dengan trekking. Untuk mencapai danau ini, wisatawan memang harus trekking dari tempat parkir yang membutuhkan waktu sekitar 45 menitan. Hal tersebut karena lokasi danau ini memang cukup jauh dari jalan utama dan ada di area pegunungan.
Jalur trekking-nya sendiri terbilang cukup menantang karena masih sangat alami dengan jalan setapak tanah. Medan jalannya juga cukup menantang karena ada jalan menanjak menanjak dan menurun dengan jurang di tepian. Selain itu beberapa medan juga ada yang berbatu dan berlumpur terutama saat musim penghujan tiba.
Selama trekking, wisatawan harus ekstra hati-hati agar tidak mudah terpeleset dan jatuh ke tanah. Selain itu wisatawan juga harus melihat dan mengikuti jalur dengan baik agar tidak tersesat. Sepanjang perjalanan, wisatawan pun akan melihat pemandangan hutan hingga pegunungan yang memanjakan mata.
Baca Juga: Ini Alasan Wisatawan Doyan Kunjungi Body Rafting Ciwayang Pangandaran
Body rafting Sanghyang Heuleut memang menjadi aktivitas yang menarik di alam terbuka tersebut. Wisatawan bisa merasakan serunya bermain air, berenang, hingga lompat dari tebing yang cukup menantang. Namun sebelumnya, wisatawan juga harus berusaha ekstra dengan trekking di jalur yang cukup menantang. Kegiatan body rafting di wisata Sanghyang Heuleut ini pastinya sangat cocok dilakukan bersama keluarga maupun teman. (R10/HR-Online)

16 hours ago
8

















































