Bulog Perluas Distribusi Beras SPHP ke Pasar Tradisional dan Kios Pangan

10 hours ago 13

harapanrakyat.com,- Perum Bulog perluas distribusi beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) ke pasar tradisional dan kios pangan. Hal ini untuk memastikan ketahanan pangan nasional dalam posisi yang sangat kuat.

Diketahui hingga awal Juni 2026, total cadangan beras yang dikelola perusahaan pelat merah tersebut telah menembus angka 5,3 juta ton.

Langkah pemerintah memperluas distribusi tersebut untuk mengamankan stabilitas harga di tengah dinamika pasar yang masih fluktuatif di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Harga Jual Beras SPHP 2026 Dipastikan Stabil, Bapanas Perketat Pengawasan Mafia Pangan

Percepatan Bantuan Pangan dan Perluas Distribusi Beras SPHP

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, melimpahnya stok beras untuk mempercepat berbagai program intervensi pemerintah. Salah satu fokus utamanya adalah program Bantuan Pangan Beras.

Hingga 6 Juni 2026, realisasi penyaluran bantuan ini telah menyentuh angka hampir 60 persen, atau setara dengan pemberian bantuan kepada sekitar 20 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Pemerintah menargetkan penyaluran bantuan kepada total 33,2 juta PBP tersebut dapat rampung sepenuhnya pada akhir Juni 2026.

Baca Juga: Stok Beras Capai Rekor 5,2 Juta Ton, Bulog Usulkan Program Beras Natura untuk ASN dan TNI-Polri

“Akselerasi distribusi ini sangat penting untuk memperkuat daya beli masyarakat. Sekaligus menekan tekanan harga beras di tingkat konsumen,” jelas Rizal dalam keterangan resminya, Sabtu (6/6/2026).

Selain bantuan sosial, Bulog juga terus membanjiri pasar dengan beras melalui Program SPHP. Tercatat, sebanyak 315.000 ton beras SPHP telah tersebar ke berbagai kanal distribusi. Mulai dari pasar tradisional, kemudian kios pangan, GMP (Gerakan Pangan Murah). Serta jaringan pengecer yang selama ini sudah bekerjasama dengan pemda.

Rizal menekankan bahwa perluasan jangkauan distribusi beras SPHP merupakan instrumen kunci agar masyarakat tetap bisa mengakses beras dengan harga terjangkau.

Komitmen Menjaga Stabilitas Nasional

Baca Juga: Mentan Amran; Harga Beras SPHP Tidak Naik, Pedagang Harus Patuhi Aturan HET!

Dengan ketersediaan stok sebanyak 5,3 juta ton, pemerintah memiliki ruang intervensi yang cukup luas jika terjadi gangguan pasokan, atau gejolak harga yang signifikan di daerah.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap tenang. Karena cadangan beras dalam kondisi aman.

“Kami pastikan cadangan beras pemerintah dalam kondisi aman dan siap digunakan kapanpun dibutuhkan, untuk mendukung kebijakan pangan nasional,” pungkas Rizal. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |