Bupati Bandung Lakukan Rotasi dan Mutasi 7 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

14 hours ago 11

harapanrakyat.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali melakukan rotasi, mutasi, dan promosi di jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu berlangsung pada Jumat (20/2/2026).

Baca Juga : Ribuan Guru dan Tenaga Kependidikan di Kabupaten Bandung Jadi ASN P3K Paruh Waktu

Terdapat 7 pejabat tinggi pratama atau pejabat eselon 2 di Kabupaten Bandung yang terkena rotasi dan mutasi ini. Mereka di antaranya Dicky Anugerah, Mochamad Usman, Erwin Rinaldi, Muhamad Hairun, dr Mulja Munadjat. Kemudian dr Yani Sumpena Muchtar, dan dr Yuli Irnawaty Mosjasari.

Dicky Anugrah kini menjabat sebagai Kadispora yang sebelumnya ia menjabat sebagai Kadisdagin Kabupaten Bandung. Kemudian Mochamad Usman menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menggantikan Erwin Rinaldi. Sementara Erwin Rinaldi menduduki jabatan Asisten Ekonomi dan Pembangunan menggantikan Nina Setiana yang memasuki purna tugas.

Selain itu, Muhamad Hairun yang sebelumnya menjabat Kepala DP2KBP3A kini menjadi Asisten Administrasi Umum. Sedangkan dr Mulja Munadjat mengisi kursi jabatan Kepala DP2KBP3A yang sebelumnya menjabat Direktur Utama RSUD Cicalengka.

Jabatan Direktur Utama RSUD Cicalengka kini diisi dr Yani Sumpena Muchtar yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama RSUD Otista. Terakhir, dr Yuli Irnawaty Mosjasari mengisi jabatan Dirut RSUD Otista yang sebelumnya sebagai Kadinkes Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, rotasi dan mutasi pejabat ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi. Kata Dadang, hal itu agar birokrasi Kabupaten Bandung terus adaptif terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan zaman.

Rotasi dan Mutasi Pejabat, Bupati Bandung Klaim Berpegang Tiga Prinsip Utama

Dalam kesempatan itu, Bupati Bandung ini mengklaim jika proses rotasi, mutasi, dan promosi ini pihaknya berpegang teguh pada tiga prinsip. Yakni kompetensi, integritas, dan administrasi.

Baca Juga : Syarat Kenaikan Pangkat PNS Ciamis 2026, BKPSDM Terapkan Ujian Sistem CAT

Dadang juga mengaku jika pelantikan ini cukup spesial. Hal itu lantaran bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Dadang Supriatna-Ali Syakieb sebagai Bupati-Wakil Bupati Bandung periode 2025-2030.

“Ke depan tantangan akan semakin berat. Saya minta jalankan kepercayaan dengan penuh tanggung jawab. Karena jabatan adalah amanah,” ucapnya.

Di sela rotasi dan mutasi pejabat di Pemkab Bandung itu, Dadang juga mengingatkan ASN agar selalu mengimplementasikan nilai ASN dalam setiap langkah kerja. Kemudian berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. (Ecep/HR Online/R13)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |