Lonjakan performa luar biasa berhasil ditunjukkan oleh Como 1907 di panggung Serie A Italia. Klub sepak bola yang disokong oleh Djarum Group ini sukses mengunci tiket kelolosan menuju Liga Champions periode 2026-2027, setelah menyegel peringkat keempat pada klasemen akhir musim 2025-2026.
Lompatan impresif armada I Lariani tersebut mengundang rasa tidak percaya dari sang Presiden klub, Mirwan Suwarso. Maklum saja, transformasi mereka terhitung sangat ekstrem lantaran memulai kompetisi dari kasta Serie C, ketika korporasi asal Indonesia tersebut mengambil alih kepemilikan pada April 2019.
Klub bermarkas di Stadion Giuseppe Sinigaglia ini harus melewati waktu lima tahun pada divisi bawah, sebelum akhirnya mencicipi ketatnya persaingan Serie A musim 2024-2025. Hebatnya, mereka langsung finis di peringkat ke-10 pada tahun pertama promosi.
Baca Juga: Pemain Timnas Calvin Verdonk akan Main di Liga Champions, Skuad Garuda Langsung Beri Apresiasi
Akselerasi Proyek Jangka Panjang Manajemen Como 1907
Berdasarkan informasi dari Sky Sports, pencapaian luar biasa tim promosi ini melesat jauh dari estimasi awal. Mirwan Suwarso mengungkapkan, manajemen sebenarnya mengusung cetak biru strategis untuk jangka waktu 5 hingga 10 tahun ke depan.
Target untuk menembus turnamen antar klub Eropa sejatinya diplot sebagai sasaran jangka panjang. Kendati demikian, Mirwan mengaku terkejut, karena sinergi dan kerja keras kolektif dari seluruh elemen tim membuat mimpi tersebut terwujud jauh lebih cepat dari kalender kerja.
“Proses perjalanan ini sangat unik. Rencana awal kami (Como 1907) sebenarnya akan berlangsung 5–10 tahun untuk menembus kompetisi tertinggi Eropa. Bahkan, kami pun terkejut bisa mencapainya lebih cepat dari target. Hal ini jelas terjadi berkat kerja keras dan kolaborasi banyak pihak yang berjuang bersama,” ujar Mirwan, Minggu (31/5/2026).
Sosok penting dibalik ramuan strategi ciamik Como tak lain adalah Cesc Fabregas. Eks pilar Arsenal dan Barcelona tersebut punya andil yang sangat besar. Karena ia tidak hanya bertindak sebagai pelatih, tetapi juga merancang pusat latihan tim, dan ikut menjadi penyuntik dana klub bersama Thierry Henry.
Masa Depan sang Juru Taktik
Mengenai masa depan sang juru taktik pasca-kelolosan ke Eropa, Mirwan menjelaskan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan pria asal Spanyol tersebut.
Baca Juga: Perang Iran Ganggu Jadwal Liga Champions Asia, Klub Cristiano Ronaldo Ikut Terdampak
Manajemen menilai kehadiran sosok pemenang seperti Fabregas, Henry, dan Raphael Varane telah berhasil menyuntikkan mentalitas juara ke dalam tim.
“Hadirnya figur-figur top seperti Cesc Fabregas, Thierry Henry, dan Raphael Varane jelas jadi berkah tersendiri. Karena mereka berhasil menularkan mentalitas dan aura pemenang ke skuad Como 1907,” kata Mirwan.
Lebih lanjut sang Presiden menegaskan, tidak ada satupun pihak yang bisa memprediksi garis nasib seseorang. Oleh sebab itu, manajemen menyerahkan segala langkah dan kelanjutan karier profesional ke depan kepada pilihan pribadi dari sang pelatih.
“Terkait masa depannya, semua mutlak menjadi keputusan Cesc sendiri karena garis nasib seseorang tidak ada yang tahu, jadi terserah apa yang ingin dia ambil,” tegas Mirwan.
Ancaman Klausul Pembelian Kembali dari Real Madrid
Tantangan besar berikutnya bagi manajemen Como 1907 kini beralih pada sosok gelandang muda potensial mereka, Nico Paz. Pemain berbakat tersebut terancam dipulangkan oleh Real Madrid pada jendela transfer musim panas 2026 mendatang.
Baca Juga: Perjalanan Kontras AS Roma di Liga Italia dan Europa
Klub raksasa La Liga itu memiliki hak eksklusif berupa klausul pembelian kembali yang bisa mereka aktifkan kapan saja. Mirwan menyatakan bahwa pihak Como tidak dapat mengintervensi situasi tersebut. Karena otoritas penuh atas masa depan sang pemain berada di tangan Madrid.
Walau ada risiko kehilangan pilar penting di lini tengah, Mirwan memilih menyikapi keadaan dengan legawa. Ia menganggap kesempatan bekerja sama dengan raksasa Spanyol itu sebagai sebuah berkah yang mendatangkan keuntungan. Baik dari sisi performa maupun finansial.
Keberhasilan luar biasa Como 1907 menembus kompetisi tertinggi Eropa menjadi bukti sahih efektivitas investasi asing. Menarik dinanti bagaimana strategi Mirwan Suwarso dalam membentengi aset terbaiknya pada bursa transfer musim panas nanti. (Revi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

3 hours ago
5

















































