Disdukcapil Kota Banjar Imbau Warga Aktivasi IKD dan Waspada Modus Penipuan

2 hours ago 6

harapanrakyat.com,- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjar, Jawa Barat, terus menggenjot cakupan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi masyarakat Kota Banjar. IKD dinilai menjadi solusi teknologi masa kini yang dapat menjamin keakuratan, pemutakhiran, hingga keamanan data kependudukan masing-masing warga.

Kepala Disdukcapil Kota Banjar, Heri Sapari, mengatakan, pemerintah pusat menargetkan aktivasi IKD sebesar 30 persen dari total jumlah penduduk. Namun saat ini, pencapaian di Kota Banjar baru menyentuh angka 13 persen.

“Kami menyadari masih ada beberapa kendala di lapangan, salah satunya karena masih banyak masyarakat yang belum memiliki perangkat teknologi (smartphone) yang memadai,” kata Heri Sapari, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga: Warga Antri Sembako Murah di Kota Banjar, Ada yang Tak Kebagian Minyakita

Meski demikian, pihak Disdukcapil mengimbau bagi warga yang sudah memiliki fasilitas teknologi agar segera memanfaatkan aplikasi IKD ini.

Ia menjelaskan, di tengah upaya pengejaran target aktivasi tersebut, masyarakat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.

Pasalnya, belakangan marak terjadi modus penipuan oleh oknum yang mengatasnamakan operator atau petugas Disdukcapil Kota Banjar.

Menurutnya, oknum tersebut menghubungi warga dan meminta kode tertentu seperti barcode atau kata sandi (password) dengan dalih untuk mengaktifkan aplikasi IKD.

Baca Juga: Pengrajin Tahu di Kota Banjar Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Melambung

Disdukcapil Kota Banjar Minta Warga Waspada Penipuan

Menanggapi hal ini, ia menegaskan bahwa instansinya tidak pernah melakukan pelayanan dengan cara menghubungi warga terlebih dahulu secara personal terkait data kependudukan.

“Saya mengimbau kepada masyarakat Kota Banjar, dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Petugas Disdukcapil tidak mungkin menghubungi masyarakat terlebih dahulu terkait data mereka. Jadi, bilamana ada yang mengatasnamakan kantor Disdukcapil dari mana saja, itu bohong! Tolong diabaikan saja,” tegasnya.

Sebaliknya, inisiatif pelayanan harus datang dari masyarakat yang menghubungi pihak dinas untuk melakukan aktivasi.

Lebih lanjut, untuk memudahkan masyarakat dan menghindari celah penipuan, Disdukcapil Kota Banjar menjelaskan bahwa proses aktivasi kini semakin praktis. Warga tidak wajib datang langsung ke kantor dinas.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengunduh aplikasi IKD dan memasukkan data pribadi ke dalamnya. Setelah itu, warga bisa mengakses tautan resmi Disdukcapil Kota Banjar untuk melakukan konfirmasi.

Baca Juga: Soal Santunan Korban Kecelakaan Kerja, PT MJLBP Kota Banjar Buka Suara

“Nanti dari pihak kami akan membukakan aksesnya. Proses verifikasi dan konfirmasi ini bisa dilakukan melalui panggilan video (video call), jadi warga cukup by phone saja dari rumah,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |