harapanrakyat.com,- Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat sudah menugaskan tim pemeriksa dan memastikan ketersediaan hewan kurban dalam kondisi tercukupi. Kepala DKPP Jabar, Linda Al Amin mengatakan, pihaknya sudah membentuk tim seleksi bantuan kemasyhuran dan tim pemeriksa kesehatan hewan kurban.
Baca Juga: Ribuan Hewan Kurban di Sumedang akan Diberi Kalung Sehat, Ini Tujuannya
Tim itu sudah mulai melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban sejak dari pekan lalu. Berdasarkan data per 15 Mei 2026, tim sudah memeriksa 13.945 ekor hewan kurban.
“Tim gabungan ini sudah mulai melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban sejak dua pekan menjelang Iduladha. Berdasarkan laporan data yang masuk, tim sudah memeriksa sebanyak 13.945 ekor hewan kurban,” kata Linda, Senin (18/5/2026).
Sementara mengenai ancaman penyakit menular pada hewan kurban, seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Penyakit Kulit Berbenjol atau Lumpy Skin Disease (LSD), DKPP Jawa Barat memastikan situasinya masih sangat terkendali.
Berdasarkan data rekam medis sejak Januari hingga pertengahan Mei 2026, tercatat hanya ada 628 kasus aktif PMK di tujuh kabupaten/kota. Sedangkan untuk kasus LSD ada 79 di empat kabupaten/kota.
Dinas terkait di kabupaten/kota di Jawa Barat pun sudah melaksanakan vaksinasi PMK periode 1 pada Januari sampai Maret 2026.
“PMK dan LSD ini memang masih ada, tapi kasusnya relatif dapat terkendali. Dari 1 Januari sampai 13 Mei 2026, kasus PMK ada di 7 daerah dengan kasus 628 dan LSD tercatat ada 79 kasus di 4 daerah,” ujarnya.
Linda menilai dengan total populasi ternak di Jawa Barat, persentase penularan PMK dan LSD tergolong sangat kecil. Sehingga, masyarakat tidak perlu merasa panik atau khawatir secara berlebihan.
“Kasus PMK dan LSD ini tergolong kecil daripada jumlah populasi hewan ternak di Jawa Barat. Penyakit itu terkendali dan dapat dicegah,” ucapnya.
Baca Juga: Hewan Kurban Masuk ke Cimahi Wajib Dibekali Surat Kesehatan
Ketersediaan Hewan Kurban di Jawa Barat dalam Kondisi Tercukupi
Sementara mengenai pemenuhan kebutuhan hewan kurban, Linda memproyeksikan stok tahun ini akan aman. Karena ketersediaan ini ditopang oleh peternak lokal Jawa Barat serta pasokan ternak dari luar daerah.
Aplikasi sistem lalu lintas ternak mencatat sebanyak 113.522 ekor sapi, kambing, kerbau, dan domba telah masuk ke Jawa Barat dalam enam bulan terakhir.
Baca Juga: Jelang Idul Adha, Disnakkan Ciamis Pastikan Hewan Kurban Bebas PMK dan Layak Sembelih
“Ketersediaan hewan kurban tercukupi oleh peternak Jawa Barat dan dari pasokan luar provinsi. Berdasarkan data, sejak 6 bulan terakhir ada 113.522 ekor ternak yang terdiri dari sapi, kerbau, kambing, dan domba yang masuk,” tuturnya. (Reza/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

18 hours ago
15

















































