harapanrakyat.com,- Tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah daerah, warga Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, terpaksa turun tangan. Demi kelancaran aktivitas harian, warga di lingkungan RT 07 rela merogoh kocek sendiri untuk memperbaiki jalan kabupaten yang rusak secara swadaya.
Aksi gotong royong tersebut menyasar akses jalan kabupaten yang menghubungkan Dusun Mekarsari dan Dusun Ciherang. Warga secara patungan mengumpulkan dana untuk membeli material, demi menambal lubang-lubang jalan yang kondisinya sudah rusak parah sejak lama.
Kepala Desa Ciherang, Anjar Andriana, membenarkan aksi swadaya yang dilakukan oleh warganya tersebut. Menurutnya, inisiatif itu muncul murni dari kepedulian warga yang mendambakan akses jalan yang layak.
Anjar menjelaskan, pihak desa sebenarnya bukan tidak mau mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki jalan kabupaten tersebut. Namun, terbentur oleh aturan perubahan status jalan.
“Jalan ini sejak tahun 2023 sudah berubah statusnya menjadi jalan kabupaten. Sehingga untuk perbaikannya sudah tidak bisa lagi menggunakan anggaran Dana Desa. Kami juga sudah mengajukan permohonan perbaikan ke tingkat kabupaten, namun hingga kini belum ada realisasinya. Maka dari itu, warga berinisiatif patungan,” katanya, Senin (3/8/2026).
Baca Juga: Sering Makan Korban, Warga Lakbok Ciamis Keluhkan Jalan Nambo-Sidamukti Rusak Parah
Warga Desa Ciherang Patungan Memperbaiki Jalan Kabupaten Sepanjang 550 Meter
Demi menjaga urat nadi perekonomian warga agar tetap berjalan lancar, masyarakat RT 07 sepakat menggalang dana mandiri. Perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 550 meter tersebut, dilakukan dengan pengerasan menggunakan batu cabluk dan pasir screen, lalu dipadatkan menggunakan alat berat (stoom walls).
Atas aksi spontanitas dan kepedulian lingkungan tersebut, Anjar mengapresiasi tinggi semangat gotong royong warganya. Di sisi lain, ia juga menyampaikan permohonan maaf karena keterbatasan wewenang anggaran desa.
Baca Juga: Akses Jalan Purwadadi Ciamis Rusak Parah, Warga Ramai-Ramai Pindah Faskes ke Jateng
“Selain mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah peduli, kami juga mohon maaf jika selama saya menjabat Kades belum bisa memperbaiki jalan kabupaten ini secara maksimal dari anggaran desa. Karena kewenangannya sudah di kabupaten, anggaran desa tentu tidak bisa kita alokasikan di sana,” pungkasnya. (Suherman/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

13 hours ago
11

















































