TEMANGGUNG - Di penghujung tahun 2025, suasana khidmat menyelimuti Masjid Al-Hidayah Makodim 0706/Temanggung. Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., memimpin langsung doa bersama personel TNI dan PNS. Kegiatan ini bukan sekadar ritual penutup tahun, melainkan sebuah refleksi mendalam dan bentuk kepedulian kemanusiaan bagi saudara-saudari yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan.
Sementara banyak orang mempersiapkan diri menyambut kemeriahan pergantian tahun, jajaran Kodim 0706 memilih untuk menundukkan kepala dan memanjatkan doa. Harapannya, keselamatan bangsa dapat terjaga dan para korban bencana segera menemukan pemulihan. Seluruh prajurit, dari perwira hingga tamtama, serta para Pegawai Negeri Sipil, larut dalam suasana khidmat, menunjukkan empati dan solidaritas kemanusiaan yang tulus.

Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho menekankan pentingnya memaknai pergantian tahun sebagai momen introspeksi diri dan penguatan nilai pengabdian. “Kita menyambut tahun baru dengan harapan, namun tidak boleh melupakan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Doa ini adalah ikhtiar batin kami, jembatan solidaritas dari Temanggung untuk Sumatera, ” ujar beliau.
Beliau menambahkan bahwa kekuatan seorang prajurit tidak hanya diukur dari kesiapsiagaan fisik semata, melainkan juga dari keimanan yang kuat, kepedulian sosial yang tinggi, serta rasa kemanusiaan yang mendalam. Doa bersama ini juga menjadi sarana memohon perlindungan Tuhan agar Indonesia senantiasa dijauhkan dari marabahaya dan dikuatkan dalam menghadapi berbagai tantangan di tahun 2026 mendatang.
Lantunan doa yang menggema di Masjid Al-Hidayah menciptakan suasana syahdu, membawa ketenangan di tengah hiruk-pikuk malam pergantian tahun. Melalui aksi sederhana namun penuh makna ini, Kodim 0706/Temanggung menegaskan kembali komitmennya untuk selalu hadir, peduli, dan mengabdi demi rakyat, bangsa, dan negara.


















































